Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH melewati percepatan sidang narkoba pada 11 April 2016, akhirnya Kodam II/Sriwijaya resmi memecat lima anggota TNI yang terlibat narkoba selama 2016 ini. Satu anggota yang juga terlibat yakni Dirga Rahmad melakukan banding karena putusan yang diterimanya dianggap berat. Dirga Rahmad dituntut 6 tahun dan denda Rp1 miliar subsider 3 bulan.
Lima anggota TNI lainnya yang dipecat adalah Paulus Pilatus Hendro (1 tahun pidana), Supangat (1 tahun pidana), Wilson (1 tahun 2 bulan), Agus Prasojo (1 tahun), dan Abdul Manan (1 tahun 2 bulan) menerima putusan yang diberikan.
Dalam Apel Kodam II/Sriwijaya di Palembang, Senin (9/5) Pangdam II Sriwijaya Mayjen Purwadi Mukson mengatakan, kelima anggota TNI yang terbukti terlibat narkoba mendapat pemecatan tidak dengan hormat, sesuai dengan Keputusan Kasad No Kep 67-11/IV/2016 tanggal 29 April 2016.
"Sanksi tegas ini berlaku untuk semua prajurit, terkhusus yang mencoba-coba gunakan narkoba. Setelah dipecat, maka mereka (prajurit
yang tersandung kasus narkoba) akan diserahkan kepada pihak berwajib untuk menjalankan pidana yang ditetapkan," ucap dia.
Tanpa ada pesangon dan toleransi berupa rehabilitasi, kelima anggota yang dipecat itu, bakal menanggung sendiri kehidupannya kedepan. Ia menyebutkan, sebelumnya memang disediakan pusat rehabilitasi prajurit yang menggunakan narkoba, hanya saja sudah ditutup.
"Dari lima prajurit ini saja, dua diantaranya merupakan prajurit yang sudah pernah direhabilitasi. Jadi kita hapuskan rehabilitasi mulai tahun ini," jelasnya.
Pangdam mengungkapkan, meski sudah berhasil menjaring anggota TNI yang terlibat narkoba, namun pihaknya tak akan puas. Hingga benar-benar bebas narkoba, maka prajurit Kodam II/Sriwijaya akan terus dipantau.
"Rutin akan kita lakukan tes urine, dengan catatan sewaktu-waktu. Sebelum Juni nanti, kita akan bersihkan semua prajurit yang positif narkoba. Tidak ada ampun bagi mereka yang tidak menyayangi tubuhnya sendiri," tutur Purwadi. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved