Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Republik Indonesia dinilai aktif melakukan pelanggaran HAM dan bersekutu dengan kelompok intoleran. Hal itu makin memperburuk Polri dalam melakukan reformasi.
Hal itu disampaikan Eko Riyadi, Direktur Pusat Studi Hak Asasi Manusia (Pusham) Universitas Islam Indonesia (UII). "Ini semakin memperburuk Polri dan menghambat reformasi di lemabaganya," kata Eko, Minggu (8/5).
Menurut Eko, lambatnya reformasi di tubuh Polri semakin diperparah dengan ulah aparat kepolisian di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang berperan aktif dalam pembubaran acara peringatan hari kebebasan pers internsional (World Press Freedom Day) yang diadakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Yogyakarta di kanotornya pada, Selasa (3/5).
"Kalau dulu polisi hanya membiarkan, tapi dalam acara AJI Yogyakarta, polisi mengambil peran sangat serius dalam pembubaran," kata Eko yang sudah sejak lama 2011 mengawal proses reformasi birokarasi di tubuh Polri.
Pembubaran peringatan WPFD yang dilakukan Polisi, lanjut Eko, membuka babak baru polisi aktif melakukan pelanggaran HAM, dari sebelumnya yang hanya berperan pasif dengan cara membiarkan pihak lain melakukan represi. "Dan sekarang polisi secara aktif melakukan pelanggaran HAM," tegasnya.
Selain terlibat pelanggaran HAM aktif, Eko melihat ada persekutuan jahat yang dilakukan polisi dengan ormas intoleran yang ingin membubarkan acara di AJI Yogyakarta. Pasalnya, polisi yang seharusnya mengamankan dan melindungi masyarakat malah berbalik dan mendukung kelompok intoleran.
"Terlihat jelas ada perseketuan jahat antara Polisi dengan ormas kelompok intoelran. Kalau dulu masih malu-malu, sekarang terang-terangan," katanya (OL-2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved