Orang Utan Ditemukan Terjerat di Permukiman Warga

Syahrul Karim
06/5/2016 15:30
Orang Utan Ditemukan Terjerat di Permukiman Warga
(AFP/Ilustrasi)

SATU orang utan ditemukan terjerat di dekat pemukiman warga Kandolo, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur, Selasa (3/5). Saat ditemukan, orang utan berkelamin jantan itu dalam kondisi lemah dan kurus.

Tim Center of Orangutan Protection (COP) Paulinus Kristianto, Jumat (6/5) menuturkan seusai mendapatkan laporan dari warga ke Balai Taman Nasional Kutai (TNK), tim Pengendali Ekosistem Hutan TNK bergerak menuju lokasi.

"Setelah melakukan observasi dan evakuasi, orang utan tersebut kami bawa ke kantor TNK di Sangkima. Rabu (4/5) dibawa ke Bontang untuk mendapatkan penanganan medis, karena ada luka di kaki kiri bekasjeratan," jelasnya

Dari pemeriksaan fisik dan tindakan medis oleh tim APE Crusader COP, usia orang utan tersebut diperkirakan lebih dari 20 tahun. Berat badannya hanya 30 kilogram. Mata bagian kanannya tak bisa difungsikan kembali.

Luka melingkar di kakinya, kata Linus, menganga sampai tulangnya terlihat. Luka bekas jeratan itu dipenuhi larva lalat. "Waktu dievakuasi, tali bekas jeratan masih ada di pergelangan kaki kirinya," terangnya.

Tim medis juga menemukan beberapa luka ditubuh orang utan malang ini. Sebuah benda kecil yang diduga peluru senapan angin bersarang di bawah telinga kanan. Dari bahu ke perut kiri, punggung, telunjuk dan pinggul Orangutan ini juga terdapat luka .

"Luka yang paling parah di pergelangan kaki. Perkembangannya akan terus kami pantau 3 sampai 5 hari ke depan, apa adainfeksi atau tidak," jelas Linus.

Ia menambahkan dengan ditemukannya orang utan terluka akibat konflik dengan manusia dan ditambah adanya peluru yang diduga jenis senapan anginini membuktikan bahwa konflik manusia dan satwa liar di Kalimantan Timur cukup tinggi.

Minggu (1/5), satu orang utan Kalimantan (Pongo pygmaeus) jantan ditemukan mati di Sungai Sangatta, Kabupaten Kutim, Kalimantan Timur. Primata dewasa itu tewas sebelum berada di sungai dan hanyut hingga mendekati Jembatan Pinang, Kota Sangatta. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya