Aspal Runway Berlubang, Bandara Ngurah Rai Ditutup 4 Jam

Arnoldus Dhae
04/5/2016 21:20
Aspal Runway Berlubang, Bandara Ngurah Rai Ditutup 4 Jam
(ANTARA)

BANDARA Internasional Ngurah Rai Bali selama 4 jam berturut-turut ditutup. General Manajer PT Angkasa Pura Ngurah Rai Trikora Harjo menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan dengan seksama, aspal landasan pacu (runway) pesawat mengalami pengelupasan.

"Petugas memeriksa runway dan ternyata diketahui adanya pengelupasan aspal. Kami langsung menindaklanjuti kerusakan tersebut. Lebih baik menutup operasional beberapa jam ke depan, daripada membahayakan keselamatan penerbangan," ujarnya di Denpasar, Rabu (4/5).

Ia menjelaskan, berdasarkan pengecekan petugas, telah terjadi pengelupasan aspal di Runway 09 kurang lebih 100 centimeter X 70 centimeter dari ujung barat 800 m runway. Penutupan dilakukan mulai pukul 18.07 sampai dengan pukul 21.50 Wita.

Selama kurang lebih 4 jam tersebut, petugas langsung melakukan perbaikan dengan cara menambal aspal di runway tersebut. Dalam kurun waktu itu pula, pekerjaan perbaikan dijamin akan selesai termasuk layak untuk digunakan. Saat ini, pengelupasan aspal itu dalam tahap perbaikan.

"Kurang lebih pengelupasannya 100 cm x 70 cm dari ujung barat 800 meter runway," jelas dia.

Berdasarkan temuan Inspeksi Runway terdapat lubang di ujung Runway 09 yang dinilai sangat membahayakan keselamatan penerbangan. Selama masa perbaikan runway tersebut, semua aktivitas take off dan landing di Bandara International I Gusti Ngurah Rai, dihentikan.

Bagi penerbangan yang telah mengarah ke Bandara International Ngurah Rai diminta untuk mengalihan tempat pendaratan di bandara terdekat lainnya. Sedangkan yang belum take off baik di bandara lain maupun Bandara International I Gusti Ngurah Rai diminta untuk dilakukan penundaaan keberangkatan.

Pihak Ngurah Rai juga sudah mengeluarkan Notam closes operation Nomor A1322/16 NOTAMN Q) WAAF/QMRLC/IV/NBO/A/000/999/0845S11510E005 A) WADD B) 1605041007 C 1605041350 E) RWY 09/27 CLSD DUE TO WIP.

Warga mengetahui penutupan bandara saat melihat aparat kepolisian memenuhi terminal keberangkatan baik domestik maupun internasional. Kehadiran personel dalam jumlah banyak tersebut bertujuan untuk mengantisipasi penumpukan penumpang di bandara.

Unit Sabhara dan Lalu Lintas telah melakukan penjagaan di terminal dan jalur untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya penumpukan penumpang dan kepadatan arus lalu lintas selama perbaikan landasan pacu dilakukan.

Sebelumnya, seorang penumpang bernama Ketut mengaku telah berada di dalam pesawat yang akan mengantarnya ke Yogyakarta. Namun, selama dua jam, pesawat hanya memutari bandara saja. Beberapa saat kemudian diinformasikan jika aspal bandara tengah mengalami gangguan dan penerbangan ditunda. (OL/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya