Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
LIBUR panjang akhir pekan yang berlangsung Kamis (5/5) hingga Minggu (8/5) ini diharapkan akan banyak wisatawan yang berkunjung ke berbagai objek wisata di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman menargetkan selama libur panjang itu jumlah wisatawan masuk akan mencapai 50.000 orang.
"Libur panjang akhir pekan ini, destinasi wisata di Sleman kami perkirakan akan dibanjiri wisatawan dari dalam dan luar negeri," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman Ayu Laksmidewi, Rabu (4/5).
Target tersebut, tambahnya, didasarkan pada libur panjang akhir pekan saat Paskah, Jumat (25/3) lalu. "Kunjungan wisata saat libur Paskah tahun ini sejumlah 74.199 wisatawan. Mereka terdiri dari 72.851 wisatawan Nusantara dan 1.348 wisatawan mancanegara," katanya.
Ia mengatakan, destinasi wisata yang paling banyak diminati di Sleman yakni Kaliurang, Lava Tour Merapi, Monumen Jogja Kembali, Museum Gunungapi Merapi, Candi Prambanan, serta sejumlah objek lain. "Jelang libur panjang akhir pekan, objek wisata tersebut sudah siap menyambut pengunjung dengan berbagai paket wisata menarik," katanya.
Ayu mengatakan, keberadaan destinasi wisata di Sleman kini semakin beraneka ragam dengan kehadiran Sindu Kusuma Edupark, Agrowisata Bumi Merapi, dan Jogja Bay.
"Selain itu, desa wisata juga siap menerima tamu dengan tawaran berbagai kegiatan dan paket atraksi masing-masing. Biasanya, kegiatan wisata di desa wisata melibatkan para pengunjung supaya aktif. Di sana juga tawaran tinggal di homestay," katanya.
Ia mengatakan, keberadaan wisata di Sleman masih tetap diminati oleh masyarakat meski kini destinasi wisata di DIY semakin bervariasi. Bahkan, Disbudpar Kabupaten Sleman tidak khawatir dengan keberadaan destinasi wisata di kabupaten tetangga seperti yang ada di Gunung Kidul yang semakin menggeliat.
Sementara itu, Disbudpar Kabupaten Bantul juga menargetkan sekitar 50.000 wisatawan mengunjungi objek wisata di daerahnya selama libur panjang 5-8 Mei ini.
"Jumlah pengunjung ditargetkan sebanyak 40 ribu sampai 50 ribu orang selama empat hari sejak Kamis (5/5) sampai Minggu (8/5) dengan pendapatan retribusi Rp250 juta," kata Kadisbudpar Bantul Bambang Legowo di Bantul, Rabu.
Menurut dia, target kunjungan wisatawan tersebut jauh lebih besar jika dibandingkan dengan realisasi tingkat kunjungan pada hari libur biasa Sabtu-Minggu, yang rata-rata sebanyak 5-7 ribu orang per hari. Ia mengatakan, sejumlah objek wisata di Bantul yang diperkirakan akan dikunjungi wisatawan pada saat libur akhir pekan nanti yaitu Pantai Parangtritis dan Depok, Pantai Gua Cemara, dan Pantai Baru Pandansimo, serta sejumlah objek wisata pemandangan alam lainnya.
Bambang mengatakan, meski menargetkan tingkat kunjungan wisatawan lebih tinggi daripada hari libur biasa, tapi pihaknya tidak mempersiapkan agenda atau atraksi khusus di kawasan objek wisata guna menyambut liburan tersebut.
"Tidak ada atraksi khusus, dari kita juga tidak menyiapkan apa-apa, tapi kegiatan rutin yang selama ini digelar tiap hari Minggu tetap ada, seperti campur sari di Pantai Baru dan di Pantai Gua Cemara," katanya.
Namun demikian, kata dia, guna meningkatkan pelayanan kepada wisatawan pihaknya mengoptimalkan petugas di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) pantai, sehingga pengunjung yang hendak masuk kawasan dapat terlayani dengan maksimal.
Secara terpisah, Kabid Pengembangan Produk Wisata Disbudpar Gunungkidul Hary Sukmono di Gunung Kidul, Rabu, mengatakan pihaknya menargetkan 200.000 wisatawan, untuk destinasi wisata yang ditarik retribusi sebanyak 160.000 wisatawan dengan target pemasukan sebanyak Rp1 miliar.
"Tergetnya 200 ribu kunjungan wisatawan selama empat hari libur dengan puncak kunjungan pada Sabtu (7/5)," ujarnya.
Ia mengatakan dengan melihat kunjungan wisatawan instansi yang dipimpinnya optimistis bisa tercapai target Rp22 miliar pada 2016. Pendapatan tersebut berasal dari objek wisata yang ditarik retribusi dan ditunjang beberapa objek lain.
"Kami terus intensifkan PAD (pendapatan asli daerah), terutama Gua Pindul dan lainnya, kebocoran retribusi juga kami tekan," kata dia.
Kawasan wisata pantai masih menjadi penyumbang terbanyak kunjungan wisatawan. Lalu objek wisata lainnya seperti Gua Pindul, Sri Getuk, dan objek wisata lainnya. "Pantai masih menjadi objek wisata andalan," tuturnya.
Ia mengatakan untuk memaksimalkan pelayanan kepada wisatawan, pihaknya menambah personel, baik untuk penjaga retribusi maupun petugas kebersihan. Selama empat hari libur akan ada beberapa atraksi kesenian di sejumlah objek wisata. Di antaranya di Pantai Sundak, dan pada Sabtu akan ada festival reog dan jathilan di rest area, Bunder, Playen. "Kami akan didukung dari bidang kebudayaan," pungkasnya. (AU/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved