Preman Prancis Tewas Ditembus Peluru Polisi

Arnoldus Dhae
02/5/2016 18:32
Preman Prancis Tewas Ditembus Peluru Polisi
(AFP/SONNY TUMBELAKA)

SATU anggota Reserse Polsek Kuta Utara Brigadir A.A. Sudiarta tewas ditikam warga Prancis, Amokrane Sabet di Banjar Tegal Gundul, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, Senin (2/5). Sudiarta tewas dengan beberapa luka tikaman di sekujur tubuh.

Sabet sendiri akhirnya tewas ditembus peluru polisi. Kabid Humas Polda Bali Kombes Hery Wiyanto menjelaskan peristiwa tersebut terjadi saat tim kepolisian akan melaksanakan penangkapan terhadap Sabet.

Penangkapan terhadap Sabet memang sudah diagendakan Polsek Kuta Utara, dengan melibatkan tim gabungan dari Polsek Kuta Utara, Brimob Polda Bali, Dalmas Polres Badung, Tim Imigrasi Ngurah Rai serta dari aparat TNI.

Hal itu dilakukan menyusul banyaknya laporan dari warga bahwa Sabet sering berbuat onar, mengancam, serta melakukan pemukulan terhadap warga. Baik di jalanan maupun di sekitar tempat tinggal Sabet di Banjar Tegal Gundul, Desa Tibubeneng, Kuta Utara.

Saat akan ditangkap tim gabungan yang dipimpin Kapolsek Kuta Utara Komisaris I Wayan Arta Ariawan itulah, Sabet melakukan perlawanan. "Saat itu, Pak Kapolsek bersama seorang penerjemah, melakukan negosiasi dengan Sabet. Tapi Sabet yang membawa pisau menantang petugas untuk berkelahi dan minta ditembak," ujar Hery.

Saat polisi melepaskan tembakan peringatan, Sabet bukannya menyerah malah menyerang Sudiarta, yang berada paling dekat dengannya.

Korban yang tidak sempat mengelak, mengalami luka-luka tajam. Korban sempat dilarikan ke RS Bali Med untuk mendapat perawatan. Namun karena lukanya yang parah, nyawa Sudiarta tidak tertolong.

Melihat Sabet yang beringas dan telah menyerang seorang putugas, aparat tidak memiliki pilihan lain. Senjata petugas langsung diarahkan ke tubuh pria Prancis yang badannya dipenuhi tato tersebut. Sabet akhirnya tersungkur setelah terkena tembakan dan tewas di tempat. (RS/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya