Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA 41 mahasiswa asal Papua harus berurusan dengan kepolisian Sulawesi Selatan, Senin (2/5). Mereka diciduk karena berunjukrasa menuntuk referendum di Papua.
Puluhan mahasiswa itu ditangkap di kawasan Monumem Mandala Pembebasan Irian Barat Jalan Jenderal Sudirman, Makassar. Dalam aksinya, mahasiswa yang mengatasnamakan Komite Nasional Papua Barat Konsulat Indonesia Tengah (KNPB-KIT) yang dikoordinir Andi Ekapiya Yeimo memulai aksi pukul dari Asrama Papua di Jalan Lanto Dg Pasewang dengan mengecat badannya dengan lambang bintang kejora dan membawa atribut yang sama.
Saat menuju ke Monumen Mandala, mereka dikawal aparat kepolsian. Bahkan sempat berhenti di Jalan Dr Sam Ratulangi dan melakukan negosiasi dengan aparat kepolisian. Mereka pun melanjutkan perjalanan ke depan Monumen Mandala.
Setiba di Mandala, mereka kemudian memulai aksi, tapi langsung ditahan aparat kepolisian yang dipimpin Kapolrestabes Makassar Kombes Rusdi Hartanto. Mereka kemudian dibawa digiring ke Markas Polrestabes Makassar dan ditempatkan di ruang aula.
Disana mereka diberi arahan Dir Intelkam Polda Sulsel Kombes Kharles Simanjuntak. Menurut Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Frans Barung Mangera, para pengunjuk rasa itu diminta untuk menghargai kultur dan adat istiadat di Sulsel, terlebih yang ingin disampaikan terkait tuntutan referendum Papua.
"Dalam menyampaikan aspirasi, agar kiranya menaati aturan hukum yang berlaku. Terlebih aksi yang dilakukan tidak memiliki izin dari kepolisian," tegas Frans Barung. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved