Banjir Bandang Hantam Sejumlah Desa di Kabupaten Merangin

Solmi
26/4/2016 21:46
Banjir Bandang Hantam Sejumlah Desa di Kabupaten Merangin
(ANTARA)

SATU orang warga hilang, 22 unit rumah dan belasan kendaraan bermotor warga hilang diterjang bandang yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, Senin (25/4) malam.

Dari keterangan yang dihimpun dari warga setempat, Selasa siang menyebutkan warga yang hilang bernama Muhammad Juju, 70 tahun. Saat banjir bandang terjadi sekitar pukul 23.00 wib, korban sedang berada di pos siskamling.

"Sampai sore ini beliau belum ditemukan. Genangan banjir lumpur sudah surut di pukiman warga. Warga masih berusaha mencari korban di timbunan lumpur yang memenuhi pemukiman dan bantaran sungai," ujar Teguh, warga setempat, Selasa (27/4).

Menurut Teguh, banjir bandang dengan ketinggian dua meter menimbulkan kerusakan parah. Sedikitnya tercatat 22 unir rumah rusak berat. Sebelas unit diantaranya malah hanyut belasan meter ke dekat sungai. Selain itu, sebanyak enam unit kendaraan roda empat dan belasan sepeda motor milik warga di kedua desa yang berada di bantaran Sungai Batang Tabir itu dilaporkan hilang diseret arus banjir ke dalam sungai.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, Arif Munandar membenarkan kejadian bencana tersebut. Namun mengenai detil kerugian atau kerusakan yang ditimbulkan banjir bandang masih didata.

"Data sementara satu warga hilang, 13 rumah dan beberapa kendaraan bermotor hanyut. Kita masih fokus melakukan pertolongan kepada para korban. Beberapa wilayah bencana masih ada yang belum bisa ditembus," kata Arif Munandar.

Bupati Kabupaten Merangin Al Haris yang terjun ke lokasi semenjak Selasa pagi, mengatakan, bencana banjir bandang yang melanda warganya di lokasi sama sudah untuk kedua kali pada 2016.

Selain Merangin, sebagian wilayah Kabupaten Sarolangun Jambi, akibat hujan deras sepanjang Senin sore lalu, dilaporkan dilanda banjir. Ratusan rumah warga dan akses transportasi di Kecamatan Limun putus terendam air setinggi satu meter. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya