Kelompok Santoso Mulai Kelaparan

M Taufan SP
25/4/2016 23:06
Kelompok Santoso Mulai Kelaparan
(Dok.MI)

JENAZAH satu anggota kelompok sipil bersenjata Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang tewas dalam baku tembak dengan TNI dan Polri yang masuk dalam Satuan Tugas Operasi Tinombala 2016 di Desa Patiwunga, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Minggu (24/4) tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Palu, Sulawesi Tengah, Senin (25/4) sekitar pukul 01.05 WITA.

Dengan pegawalan ketat aparat, jenazah teroris berinisial M alias I itu langsung dimasukkan ke dalam kamar jenazah untuk proses identifikasi. Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum terjadi baku tembak empat anggota MIT terlihat turun ke desa tersebut. Diketahui mereka turun untuk mencari makan karena kelaparan.

"Ada warga yang melihat mereka, kemudian langsung dilaporkan ke Pos Kotis Sektor 3 yang ada di Desa Patiwunga. Dari situ kemudian dilakukan pegecekan," aku Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah, Ajun Komisaris Besar Hari Suprapto.

Dia menyebutkan, keempat anak buah Santoso alias Abu Wardah itu sempat meminta makan kepada warga di desa. Warga kemudian memberikan makanan, setelah itu ke empat anggota MIT meninggalkan desa.

"Dari keterangan warga yang memberikan makanan, empat orang itu hanya meminta makanan karena kelaparan. Namun belum jauh meninggalkan desa, mereka kedapatan petugas yang datang ke desa karena laporan warga dan baku tembak terjadi sehingga satu dari empat anggota itu terkena dan tiga orang lainnya melarikan diri," jelas Hari.

Setelah baku tembak tersebut, aparat kemudian langsung membawa jenazah anggota MIT tersebut ke Pos Kotis Sektor 3. "Saat olah TKP petugas menemukan satu buah bom lontong aktif, ransel kecil berisi logistik, dan satu buah parang. Sedangkan jenazah anggota MIT setelah dievakuasi langsung diberangkatkan ke Palu untuk proses identifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara.

Sampai saat ini, pengejaran terhadap tiga anggota MIT yang melarikan diri ke arah hutan dan pegunungan Kecamatan Poso Pesisir Selatan masih dilakukan. Polda menduga, ke tiganya masih diseputaran Kecamatan Poso Pesisir Selatan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya