Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 20 personil jajaran Kodam V Brawijaya, Jawa Timur, terjerat kasus narkoba. Anggota TNI-AD berpangkat perwira menengah, bintara, tamtama, dan pegawai negeri sipil itu sudah diproses hukum untuk selanjutnya kasus dilimpahkan ke pengadilan militer.
Panglima Kodam V Brawijaya Mayor Jenderal Sumardi, Senin (25/4), mengatakan sudah melakukan berbagai upaya pencegahan melalui tes urine bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional. Bahkan, pihaknya bersama polisi juga melakukan serangkaian kegiatan mendatangi langsung tempat-tempat yang dicurigai berpotensi untuk penyalahgunaan narkoba.
"Anggota Kodam ada yang pengguna. Mereka kita sidik, selanjutnya diajukan ke Pengadilan Militer," tegasnya.
Pangdam menjelaskan sebanyak 20 anggota TNI-AD dan PNS di lingkungan Kodam V Brawijaya pengguna narkoba tersebut sudah diproses hukum oleh polisi militer Kodam. Setelah menjalani proses penyidikan, berkas kasus narkoba segera dilimpahkan ke pengadilan militer.
"20 orang terdeteksi pengguna narkoba, sudah diserahkan ke Pomdam dan segera dilimpahkan ke pengadilan militer. Mereka ada satu Pamen, Bintara, tamtama, dan PNS," ujarnya.
Pangdam menyatakan bersikap tegas kepada semua anggota TNI-AD di jajaran Kodam yang kedapatan sebagai pengguna apalagi pengedar narkoba. Hal itu dilakukan agar ada efek jera. Selain itu, berdasarkan perintah Panglima TNI menyatakan TNI harus bersih dari bahaya narkoba paling lama 1 Juni mendatang.
Untuk itu, semua jajaran Kodam Brawijaya diperintahkan gencar menanggulangi narkoba, terpenting melakukan pembinaan dan upaya pencegahan. "Kita tidak pandang bulu, siapa pun ditindak tegas. Sanksi bisa dipecat. Terkait kasus 20 orang itu tinggal kita tunggu saja putusan pengadilan," tukasnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved