Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPAL tunda (tugboat) Henry bersama tongkang Christy, yang sempat dibajak kelompok separatis Abu Sayyaf di perairan Malaysia-Filipina pada 12 April lalu, diperbolehkan kembali ke Tarakan, Kalimantan Utara, oleh pemerintah Diraja Malaysia.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Komandan Patroli KSOP Tarakan, Saharuddin, kapal TB Henry dan tongkang Christy yang mengangkut lima Anak Buah Kapal (ABK) yakni Sembara Oktafian, Leonard Bastian Hetharia, Rohaidi, Royke Fransy Montolalu, Yohanis Serang serta 1 nakhoda bernama Capt Amser Am Lantang, bertolak dari Lahad Datu Sabah, Malaysia, menuju perairan Indonesia pukul 11.30 waktu setempat Kamis (21/4). Sedangkan satu ABK atas nama Lambas Simanungkalit, korban yang tertembak saat peristiwa penculikan, masih dirawat di Rumah Sakit Tawau Malaysia.
Penyerahan kapal berikut 5 ABK dan 1 nakhoda ini dikawal oleh Polisi Perairan Malaysia yang disambut dua KRI yang sudah siaga di perbatasan Indonesia dan kini tinggal menunggu kedatangannya di Tarakan.
"Belum diketahui pasti kapan kapal ini tiba di Tarakan. Diperkirakan perjalanannya memakan waktu dua hingga tiga hari dan diperkirakan tiba hari Jumat (22/4) pukul pukul 19.00 atau paling lambat Sabtu (23/4) besok. Yang penting Sabtu itu kami juga bersiaga, apakah siang atau sore hari," ungkap Saharuddin kepada Media Indonesia, Jumat malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Media Indonesia di Nunukan, operasi penjemputan ABK tugboat Henry dan tongkang Christy akan dilaksanakan di perairan perbatasan antara Indonesia-Malaysia. Operasi penjemputan dipimpin langsung oleh Komandan Gugus Tempur Laut Koarmatim Laksamana Pertama I N G Ariawan. Ia tiba di Bandara Nunukan sekitar pukul 12:10 Wita dengan menumpang pesawat milik TNI AL dengan nomor lambung P-850.
Komandan Pangkalan TNI AL Nunukan Letkol Laut (P) Hreesang Wisanggeni tampak menjemput kedatangan Danguspurla di Bandara Nunukan. Rombongan kemudian langsung menuju Pangkalan TNI AL Nunukan.
Operasi penjemputan ABK tugboat TB Henry dan tongkang Christy diperkirakan akan menggunakan KRI A Yani yang sudah berada di Pangkalan TNI AL Nunukan sejak Rabu (20/4) lalu. Rencanya usai penyerahan para ABK tugboat Henry dan tongkang Christy oleh pemerintah Malaysia ke TNI AL di perairan Ambalat, para ABK nantinya akan langsung dibawa ke Lantamal TNI AL Tarakan untuk dipulangkan ke keluarga masing masing.
Terkait rencana operasi penjemputan ABK TB Henry, pihak TNI AL memperketat pengamanan di wilayah Nunukan. Sejumlah petinggi TNI AL di Nunukan pun enggan dimintai konfirmasi terkait operasi penyerahan para ABK tersebut. Mereka memilih untuk diam saat ditanya seputar hal itu oleh para pewarta.
Sementara itu,salah satu keluarga ABK Yohanis Serang bernama Lina Toballa yang tinggal di Jalan Aki Balak RT 59 Nomor 57, Kecamatan Tarakan Barat, belum mendapatkan informasi dari pihak terkait tentang rencana pemulangan adiknya tersebut.
"Jika kabar tersebut benar, kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kalau dia kembali dengan selamat," kata Lina.
Dikatakannya,ia terakhir kali mendapatkan kabar dari Yohanis pada 15 April lalu pascapembajakan. Yohanis mengabarkan melalui telepon yang ia pinjam dari polisi Malaysia bahwa ia bakal kembali ke Tarakan sekitar Sabtu atau Minggu. Namun setelah itu, tidak ada lagi kabar terbaru yang ia terima dari Yohanis.
Yohanis merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Ia tinggal di Jalan Aki Balak RT 61, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat. Yohanis yang telah dikaruniai dua anak hasil pernikahannya dengan Agustina dan baru tiga tahun bekerja di PT Global Trans Energy. (VR/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved