Kasat Narkoba Polres Belawan Ditangkap BNN

Puji Santoso
22/4/2016 21:30
Kasat Narkoba Polres Belawan Ditangkap BNN
(Foto Istimewa)

TIM gabungan narkoba dari Badan Narkotika Nasional (BNN) dan BNN Provinsi Sumatra Utara menangkap Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan AKP Ichwan Lubis, Kamis (21/4) lalu. Namun, sejauh ini informasi penyebab ditangkapnya yang bersangkutan oleh BNN dan BNNP Sumut masing simpang siur. Belum ada informasi resmi dari BNN mapun Polda Sumut mengenai kasus ini.

Dari informasi yang dihimpun Jumat (22/4), penangkapan tersebut terkait penemuan uang senilai Rp2 miliar di rumah yang diduga milik AKP Ichwan Lubis. Petugas mencurigai keterkaitan uang tersebut dengan jaringan pengedar narkoba di Sumut.

Setelah penangkapan tersebut, Kasat Narkoba Polres Belawan AKP Ichwan Lubis sempat dibawa untuk pemeriksaan di Polda Sumut dan selanjutnya dibawa ke BNN Pusat (Jakarta) untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan.

Secara terpisah, Humas BNNP Sumut AKBP S Sinuhaji membenarkan penangkapan tersebut. Dia mengatakan AKP Ichwan Lubis sudah dibawa ke Polda Sumut untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan terkait narkoba.

Namun, saat wartawan mempertanyakan jumlah barang bukti narkoba yang ditangkap pihak BNN, dirinya mengarahkan agar dikonfirmasi ke Kabid Pemberantasan BNNP Sumut. "Iya memang benar dan telah dibawa ke Polda Sumut untuk dilakukan pemeriksaan. Masalah barang buktinya, coba ditanyakan kepada Kabid Pemberantasan ya," kata Sinuhaji.

Sementara itu, Polda Sumut menyangkal kabar itu, dan berdalih Ichwan hanya dipanggil ke Jakarta buat diminta bantuannya. "Enggak ada. Yang ada dia (Ichwan) dipanggil. BNN memanggil melalui Kapolda (Sumut), untuk ikut membantu untuk mengembangkan penangkapan 21 kilogram sabu-sabu di Sunggal belum lama ini," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf, saat dihubungi.

Helfi mengakui, Ichwan kini sudah berada di Jakarta. "Tadi pagi berangkatnya," ujar Helfi. Namun, Helfi tidak menjawab rinci soal kabar Ichwan terlibat jaringan narkoba.

Helfi menyampaikan, Ichwan memang mengetahui jaringan narkoba sedang dibongkar BNN. "Ya namanya petugas bidang narkoba ya tahulah jaringannya," sambung Helfi.

Saat didesak soal jaringan narkoba itu, Helfi meminta awak media menghubungi BNN pusat. "Informasi lengkapnya nanti ke BNN pusat saja," ujarnya. (PS/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya