Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) Aa Umbara Sutisna meminta pemerintah segera menanggapi keluhan masyarakat terkait buruknya sarana jalan raya. Namun, ia mengingatkan agar pihak Pemkab harus lebih selektif dalam memilih pemenang tender (kontraktor) sebagai rekanan dalam proses pembangunan infrastruktur tahun anggaran 2016.
"Pemerintah, dalam hal ini Dinas Bina Marga, harus jeli dan teliti membedakan mana kontraktor, mana calo. Jangan sampai kontraktor yang terpilih tidak memiliki modal, tapi justru dijual ke subkontraktor lain," kata Aa Umbara, Jumat (22/4).
Dia mengungkapkan, pada Maret-April 2016 ini merupakan waktu proses lelang untuk memilih rekanan yang profesional, yang benar-benar akan memperbaiki jalan. Pasalnya, selama ini pihaknya sering menemukan jalan yang baru diperbaiki, tapi dalam kurun enam bulan sudah rusak lagi dan itu hampir ditemui di seluruh jalan kabupaten.
"Tidak mungkin setiap tahun pemerintah menganggarkan untuk perbaikan jalan. Tahun ini saja anggaran untuk infrastruktur yang terdiri dari pembangunan jalan, perbaikan drainase, dan lain-lain mencapai angka Rp160 miliar. Sangat berat bila pemerintah tiap tahun harus mengeluarkan anggaran sebanyak itu," bebernya.
Menanggapi hal itu, Dinas Bina Marga KBB menyatakan akan menggelontorkan anggaran Rp120 miliar untuk pembangunan dan perbaikan jalan untuk tahun ini. Dari total anggaran tersebut, 75% di antaranya akan digunakan untuk pembangunan dan perbaikan jalan di daerah selatan KBB.
Kepala Dinas Bina Marga KBB, Adang Rahmat Safaat, menjelaskan, pihaknya memfokuskan perbaikan jalan ke daerah selatan karena wilayah itu paling banyak ditemukan kerusakan. Selain itu, perbaikan jalan di wilayah itu terakhir kali dilakukan pada 2008 lalu,
"Infrastruktur di tujuh kecamatan wilayah selatan banyak yang rusak. Panjang jalan yang mengalami kerusakan sekitar 100 kilometer," ungkap Adang.
Dalam pelaksanaannya, perbaikan jalan rencananya akan dilakukan dengan aspal hotmix dan betonisasi. Untuk betonisasi akan diterapkan untuk jalan dengan kondisi tanah yang tidak stabil.
Adang menuturkan, perbaikan jalan belum dilaksanakan karena saat ini sedang dalam tahap lelang. Diharapkan, lelang dapat segera selesai sehingga awal Mei nanti sudah bisa melakukan pengerjaan jalan.
"Saat ini masih tender, ditargetkan awal Mei sudah bisa dikerjakan. Kita upayakan secepatnya karena ini juga dalam rangka meningkatkan fasilitas jalan raya bagi masyarakat," ujarnya. (DG/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved