Jalur Trans Palu-Poso Lumpuh Akibat Longsor

M Taufan SP
20/4/2016 20:52
Jalur Trans Palu-Poso Lumpuh Akibat Longsor
(ANTARA FOTO/Patar/Basri Marzuk)

HUJAN deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kecamatan Lore Bersaudara yang meliputi Kecamatan Lore Utara, Lore Timur, dan Lore Piore di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, sejak Senin (18/4) hingga Rabu (20/4), menyebabkan longsor di beberapa tempat. Akibatnya jalur masuk dari arah Palu dan keluar dari arah Poso di kecamatan itu lumpuh total.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, longsor paling parah terjadi di jalur perbukitan Malome, Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara. Di daerah itu tercatat empat titik longsor.

Semua kendaraan roda dua maupun empat yang ingin melintas terpaksa harus putar haluan dan tidak meneruskan perjalannya masuk ke sejumlah wilayah Lore Bersaudara. Bahkan ada beberapa kendaraan yang terjebak longsor karena memaksa untuk melintas.

"Siang tadi kami bisa lolos ke Palu karena hanya terjebak satu titik longsor. Itu pun karena bantuan warga sekitar yang membersihkan material longsor berupa tanah dan pepohonan menggunakan alat seadanya," kata salah satu pengendara, Ahmad di Palu, Rabu (20/4).

Dia menyebutkan, sampai saat ini beberapa jalur di trans yang menghubungkan antara Palu, Sigi, dan Poso itu masih ditutupi material longsor. Warga setempat pun masih terlihat gotong royong membersihkan material longsor dengan alat seadanya.

"Sampai siang tadi belum ada alat berat kami lihat membersihkan material longsor. Yang ada hanya warga setempat yang berinisiatif membersihkan dengan alat seadanya," imbuh Ahmad.

Camat Lore Utara, Yanson Tokare saat dihubungi mengakui belum ada alat berat yang diturunkan ke sejumlah titik untuk membersihkan material longsor. Pun demikian, pihaknya telah mengusahakan dan mencoba meminjam alat berat kepada salah satu kontraktor yang kebetulan sedang mengerjakan proyek di sekitar lokasi longsor.

"Saya sudah kabari langsung kontraktor yang sedang mengerjakan proyek di sekitar lokasi longsor ini, tinggal menunggu saja. Memang material yang ada saat ini harus dibersihkan menggunakan alat berat, karena kalau tidak warga tidak mampu membersihkan dengan alat seadanya karena banyak titik longsor," tambahnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya