Gempa Mentawai 2 Maret Masih Melepaskan Energi

Yose Hendra
19/4/2016 18:22
Gempa Mentawai 2 Maret Masih Melepaskan Energi
(FOTO ANTARA/Yudhi Mahatma)

GEMPA berkekuatan 5,3 skala richter (SR) yang mengguncang Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Senin (18/4) malam. Disinyalir merupakan sisa energi gempa 7,8 SR pada 2 Maret lalu.

Kepala Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Padang Panjang Rahmat Triyono, Selasa (19/4) mengatakan, episentrum gempa yang terjadi masih di sekitar lokasi gempa yang terjadi pada 2 Maret.

Berdasarkan catatan BMKG, gempa terjadi pukul 21.27 WIB di titik 5,70 lintang selatan dan 93,47 bujur timur dan berada pada kedalaman 10 kilometer (km). Jarak pusat gempa dari Kepulauan Mentawai sekira 769 km di sebelah barat daya. Selain itu, guncangan tersebut berjarak 861 km di barat daya Nias Selatan, Sumatra Utara dan 935 di barat daya Padang, Sumatera Barat.

"Episentrumnya di luar jalur subdiksi, di Samudera Hindia. Persis dengan lokasi gempa 2 Maret. Kemungkinan kecil akan mempengaruhi segmen
Mentawai," ujar Rahmat.

Rahmat mengatakan, gempa 5,3 SR yang terjadi sebetulnya tidak terasa di Mentawai. Dengan begitu, dipastikan, gempa tersebut tidak memicu peningkatan aktivitas tektonik di sukduksi Mentawai. "Kalau dirasakan di Siberut, berarti di Mentawai Megathrust pun merasakan," tandasnya.

Rahmat mengatakan, gempa 5,3 SR ini merupakan gempa susulan ke-19 yang tercatat pasca gempa 7,8 SR 2 Maret lalu. "Awal-awal setelah gempa 18 kali. Lama diam, ini muncul lagi," bebernya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya