Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SETIDAKNYA tiga perusahaan swasta akan berinvestasi (IPP) untuk membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Mulut Tambang di Kalimantan Selatan. Kehadiran tiga investor kelistrikan ini diharapkan mampu mengatasi kondisis krisis energi listrik di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kalsel Kustono Widodo, Selasa (19/4), mengatakan hingga kini setidaknya ada tiga perusahaan yang berminat membangun PLTU berbahan bakar batubara.
"Dengan masuknya investor untuk membangun pembangkit dan berjalannya program 35.000 megawatt pemerintah, kita harapkan beberapa tahun ke depan, kondisi krisis energi listrik di Kalsel dan Kalteng dapat teratasi," tuturnya.
Tiga perusahaan swasta (IPP) yang akan membangun PLTU Mulut Tambang ini adalah PT Golden EnergyMines berlokasi di Kabupaten Tanah Bumbu, dengan kapasitas pembangkit 2x100 megawatt. Kemudian PT Mofatama Pembangkit Nusa berlokasi di Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur dengan kapasitas pembangkit dirancang sebesar 2x100 mw dan PT Jhonlin Energi Kalimantan berlokasi di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, dengan kapasitas pembangkit 2x100 mw.
"Sumber bahan baku pembangkit berupa batubara di Kalsel melimpah, sehingga investasi bidang kelistrikan di Kalsel cukup terbuka," ucapnya.
Menurut data PLN wilayah Kalsel-Kalteng, saat ini daya mampu pasokan listrik milik PLN 409,63 mw, sedangkan beban puncak konsumsi listrik mencapai 478 mw, sehingga terjadi defisit hampir 70 mw.
Sebelumnya, General Manager PT PLN wilayah Kalsel-Kalteng, Purnomo mengatakan tingkat pertumbuhan konsumsi listrik untuk wilayah Kalsel-Kalteng sangat tinggi, mencapai rata-rata 10 persen dalam lima tahun terakhir. Di sisi lain, kondisi kelistrikan di wilayah ini menghadapi kendala seperti jadwal rutin pemeliharaan PLTU Asam-asam, tidak adanya penambahan pembangkit baru sejak 2013, serta umur pembangkit PLTD dan PLTA yang sudah di atas 20 tahun.
Di wilayah Kalsel-Kalteng, ditargetkan pada 2019 mendatang kondisi kelistrikan mengalami surplus di mana kapasitas pasokan listrik PLN mencapai 1.393 mw dan mengalami surplus energi listrik sebesar 398 mw.(OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved