BMKG Cilacap Prakirakan tak Ada El Nino Tahun Ini

Liliek Dharmawan
19/4/2016 14:10
BMKG Cilacap Prakirakan tak Ada El Nino Tahun Ini
(ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

STASIUN Meteorologi Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), memprakirakan tahun ini tidak ada gelombang El Nino. Musim kemarau diperkirakan mulai Juni dan musim penghujan tahun ini akan dimulai pada Oktober mendatang.

Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap Teguh Wardoyo mengungkapkan saat sekarang di sejumlah daerah telah memasuki musim pancaroba atau peralihan dari musim penghujan ke kemarau.

"Di Cilacap, curah hujan diperkirakan turun dari 400 milimeter (mm) menjadi 150-200 mm. Hanya saja, di wilayah pegunungan untuk April masih berkisar 400 mm," kata Teguh, Selasa (19/4).

Dijelaskan oleh Teguh, berdasarkan prakiraan BMKG, tahun ini tidak ada El Nino, sehingga musim penghujan juga normal, akan berakhir pada Juni mendatang dan mulai musim penghujan lagi pada Oktober.

"Oleh karena itu dinas teknis juga harus berhitung dengan prakiraan ini. Misalnya saja, petani harus secepatnya menanam padi begitu panen. Agar jangan sampai tanaman padi mengalami kekeringan," ujarnya.

Pada masa peralihan sekarang, lanjut Teguh, ada waktu sekitar dua bulan yang masih hujan dan bisa dimanfaatkan oleh petani. "Petani bisa memanfaatkan hujan yang tinggal tersisa pada dua bulan terakhir, terutama sawah tadah hujan," tambahnya.

Sementara sejumlah petani di Banyumas mulai mempercepat masa tanam untuk mengantisipasi kemungkinan dampak kekeringan.

"Kami mempercepat masa tanam agar tanaman padi tidak mengalami kekeringan. Tanaman padi yang ditanam juga usianya pendek yang panen dengan kisaran 100-110 hari," ujar
Sutrisno,47, petani di Desa Pegalongan, Kecamatan Patikraja.(OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya