Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
OPERASI Bersih Sindikat Narkoba (Bersinar) yang digelar sejak pertengahan Maret lalu terus membuahkan hasil. Pekan lalu, Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Sumatra Utara menyita 20 kilogram sabu dan 15 kilogram ganja kering dari bandar narkoba jaringan Malaysia.
Dalam operasi kali ini, ada 14 bandar dan pengedar yang diringkus. "Mereka ditangkap di lokasi terpisah. RD, seorang pengedar, kami tangkap pertama kali di Dumai, Riau, dengan barang bukti 2 kilogram sabu," kata Direktur Narkoba Polda Sumatra Utara Komisaris Besar Reinhard Silitonga, Sabtu (16/4).
Pengembangan awal dilakukan dengan menangkap empat bandar di perbatasan Aceh-Sumatra Utara, Kabupaten Batu Bara, dan Tanjung Balai. Tangkapan berikutnya ialah sembilan pengedar yang sering beraksi di Kota Medan.
"Ada banyak cara yang mereka lakukan untuk menyelundupkan narkoba. Yang terbanyak, mereka membawa masuk narkoba ke Sumatra Utara lewat jalur perairan," lanjut Reinhard. Operasi Bersinar yang dilakukan Polda Riau, selama tiga pekan terakhir, menjaring 308 tersangka dari 227 kasus. Polisi juga menyita 6,5 kg sabu.
"Selain sabu, kami juga menyita ganja, ekstasi, dan <>happy five. Tersangka terdiri atas pengedar, bandar, dan anggota sindi-kat peredaran narkoba lintas provinsi," papar Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo.
Tidak hanya penindakan, Operasi Bersinar juga dilakukan Polda riau dalam bentuk sosialisasi dan kampanye. Selain itu, ada penyebaran baliho, spanduk, stiker, dan <>banner. "Total kampanye antinarkoba yang kami lakukan ada 3.776 kali," lanjut Guntur.
Polisi terlibat
Di Kalimantan Barat, kepolisian daerah meringkus 123 tersangka terkait narkoba, yang terdiri atas 66 pengedar dan 57 pengguna. Tragisnya, 3 pengedar dan 53 pengguna di antaranya merupakan anggota kepolisian.
"Semua pengguna bakal direhabilitasi, sedangkan pengedar kami pidanakan," kata Kepala Polda Kalimantan Barat, Brigjen Arief Sulistyanto.
Operasi dalam bentuk razia di Lembaga Pemasyarakatan Mojokerto, Jawa Timur, menemukan adanya empat tahanan yang diduga mengonsumsi sabu. Razia digelar petugas LP, Polres Mojo-kerto Kota, BNN Kota Mojokerto, dan Subgarnisun III Mojokerto."Kami juga menyita sebuah telepon seluler dan senjata tajam," papar Kepala BNN Mojokerto, AKB Suharsi.
Operasi yang digelar Polsek Cilamaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, juga berhasil menangkap seorang pengedar ganja bernama Cardiman, 50. Pelaku yang sering beraksi menjual ganja di kalangan pemuda di Desa Sukajaya, itu ditangkap dengan barang bukti 1 kg ganja kering yang disimpan di rumahnya.
"Pelaku sering mengedarkan ganja di kalangan pemuda desa. Warga resah dan melaporkannya ke kami," ungkap Kasubbag Humas Polres Karawang, Ajun Komisaris Marjani.
Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Ciamis, Dadi Moedyana, menyatakan, pihaknya mewaspadai peredaran sabu dan ganja di sejumlah lokasi wisata, seperti Pantai Pangandaran. "Di daerah ini, pengguna narkoba berasal dari berbagai kalangan. Usia mereka juga tergolong produktif, mulai pelajar, mahasiswa, hingga kalangan pekerja."
Untuk itu, selain melakukan operasi penindakan, BNN Ciamis juga menggelar sosialisasi pencegahan ke sejumlah kalangan."Kami sudah mendatangi sekolah, perguruan tinggi, dan kalangan ormas. Tes urine juga digelar di LP dan kantor-kantor," tambah Dadi.(RK/AR/FL/CS/AD/N-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved