Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
RISA Zulpa Mauludin, bayi berusia 2 tahun 3 bulan terindikasi menderita hydrocephalus. Anak pasangan suami-istri Sulaeman, 37, dan Novianti, 35, warga Kampung Cisayar Lebak RT 03/07, Desa Mekarsari Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, itu kondisinya memprihatinkan.
Berdasarkan keterangan kedua orangtuanya, penyakit yang diderita anak mereka sudah mulai terlihat sejak lahir. Kepalanya terus membesar. Di sisi lain kondisi kesehatan bayi tersebut terus melemah karena perkembangan tubuhnya kurang normal.
Sejak terindikasi menderita hydrocephalus, sempat beberapa kali dibawa berobat medis. Tetapi menginjak usia delapan bulan, kedua orang tuanya tak lagi membawa Risa berobat medis dengan alasan keterbatasan biaya.
Utamanya menyangkut biaya sehari-hari selama menunggui anaknya di rumah sakit. Kini, Risa hanya dirawat ala kadarnya di rumah. Risa juga terindikasi menderita kanker mata.
"Penyakit yang diderita anak kami sejak lahir. Awalnya kami kira hanya penyakit biasa. Tapi dari hasil pemeriksaan ternyata katanya hydrocephalus," kata Sulaeman, Minggu (17/4)
Selama dalam pengobatan medis, Risa pernah dibawa ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung, bahkan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Biaya pengobatan terbantu Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial Kesehatan dibantu aparat pemerintahan Desa Mekarsari.
"Sejak lahir hingga berusia delapan bulan kami rutin membawa berobat ke berbagai rumah sakit hingga ke Bandung. Kalau untuk pengobatannya kami menggunakan BPJS. Tapi yang berat itu biaya sehari-hari ketika menunggui di rumah sakit," tutur Sulaeman.
Sulaeman yang hanya mengandalkan pendapatan kuli bangunan mengaku berat dengan kondisi tersebut. Risa sempat akan dioperasi tetapi terkendala pernapasan yang kurang normal. "Jadi sekarang kami merawatnya di rumah saja," ucapnya.
Ia dan istri pasrah dengan kondisi kesehatan anaknya. Kalaupun ada dermawan yang mau membantu, Sulaeman sangat berterima kasih karena selama selalu terganjal biaya. "Saya hanya bisa berdoa semoga ada keajaiban bagi kesembuhan anak kami," tandasnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved