Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNUNG Kerinci di Provinsi Jambi yang tengah berstatus waspada tingkat II, Minggu (17/4) dini hari, mengeluarkan suara dentuman keras dan mengeluarkan asap pekat hitam dengan radius 300 meter.
Petugas pos pemantau Gunung Kerinci di R10 Dudung, mengatakan, dentuman keras dari gunung tertinggi di Sumatera itu terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Sedangkan semburan asap terjadi pukul 08.00 WIB.
"Suara dentuman terdengar hingga ke pemukiman warga di sekitaran kaki gunung. Kita tidak bisa memastikan kondisinya karena tertutup kabut, rencananya kita akan cek ke lapangan," katanya.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Padang Aro, Sumatera Barat, beberapa hari terakhir warga sering mendapati abu dalam jumlah cukup banyak menempel di teras dan dinding rumah mereka. Diduga kuat abu tersebut merupakan abu vulkanik dari gunung Kerinci.
"Iya, beberapa hari belakangan ini banyak abu di teras rumah, sepertinya abu vukanik dari gunung Kerinci," kata Ezi, salah satu warga Kabupaten Kerinci yang bertugas di Padang Aro.
Ezi mengakui semburan asap gunung Kerinci terlihat jelas dari kediamannya di Padang Aro di pagi hari, karena jarak puncak gunung yang berdiri di perbatasan Kerinci dan Sumbar ini dengan kediamannya hanya sekitar delapan kilometer.
"Beberapa hari terakhir ini, semburan asap tebal dari Gunung Kerinci itu terlihat mengarah ke selatan dan tenggara, tepatnya ke Sumatera Barat. Tapi pagi hingga siang ini gunung kerinci tertutup kabut, tidak kelihatan," jelasnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jambi sudah menyiapkan lokasi tempat evakuasi warga jika sewaktu-waktu terjadi letusan Gunung Kerinci yang saat ini berstatus waspada level II.
Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Jambi Dalmanto, mengatakan bahwa lokasi yang disiapkan itu untuk desa yang hanya berjarak lima kilometer dari kaki gunung.
"Ada tiga desa yang dekat dengan gunung api tersebut, yakni Desa Gunung Labu, Kersik Tuo, dan Sungai Kering Kecamatan Kayu Aro," kata Dalmanto.
Ia mengatakan jika sewaktu-waktu terjadi letusan gunung, warga Desa Gunung Labu pertama dikumpulkan (titik temu) di lapangan bola desa setempat. Kemudian warga Sungai Kering titik temunya di depan kantor desa setempat.
Sementara warga Kersik Tuo dikumpulkan di lapangan bola tepatnya dibelakang Polsek Kayu Aro, atau lokasi yang menjadi tempat evakuasi warga tiga desa tersebut. (Ant/OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved