Saat Ditangkap, Dua Anggota Kelompok Santoso Lapar tapi Bawa Bom

Antara
15/4/2016 18:37
Saat Ditangkap, Dua Anggota Kelompok Santoso Lapar tapi Bawa Bom
(Ilustrasi)

KEPALA Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah Brigjen Polisi Rudy Sufahriadi membeberkan kronologi penangkapan dan identitas dua pengikut Santoso alias Abu Wardah dalam kelompok Mujahiddin Indonesia Timur.

Mereka semua ada dalam 29 Daftar Pencarian Orang (DPO) pada Operasi Tinombala. "Inisial mereka I dan F dan masuk dalam DPO Satgas Operasi Tinombala," ungkap Rudi, di Palu, Jumat (15/4).

Kapolda menambahkan, I dan F ditangkap tanpa perlawanan oleh anggota Satgas Operasi Tinombala saat mencari makan di perkampungan warga di Desa Padalembara, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, siang hari sebelum salat Jumat.

"Mereka ditangkap dalam kondisi kelaparan, tanpa senjata, tapi membawa bom lontong lebih dari tiga buah," ungkap Rudy.

I dan F dikategorikan juga ke dalam klasifikasi teroris kelompok Santoso lantaran mereka berlatih dan ikut dalam sejumlah kejadian selama bersama Santoso. "Untuk teknis, nanti setelah pemeriksaan baru saya sampaikan," ujarnya. (Ant/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya