Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 10 kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor pada Selasa (12/4) dan Rabu (13/4). Bencana tanah longsor mengakibatkan sebanyak 19 rumah rusak berat, sedang, dan ringan. Sedangkan banjir bandang mengakibatkan dua jembatan rusak akibat tergerus arus deras.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi, sepuluh kecamatan yang terdampak bencana saat hujan deras selama dua hari itu adalah Kecamatan Palabuhanratu, Kecamatan Sukaraja, Kecamatan Cireunghas, Kecamatan Cisolok, Kecamatan Kebonpedes, Kecamatan Jampangkulon, Kecamatan Bojonggenteng, Kecamatan Curugkembar, Kecamatan Cikakak, dan Kecamatan Sukabumi.
Pada Selasa (12/4) banjir bandang dan tanah longsor dilaporkan terjadi di Kecamatan Palabuhanratu, Kecamatan Cireunghas, Kecamatan Sukaraja, Kecamatan Cisolok, Kecamatan Cikakak, Kecamatan Jampangkulon, Kecamatan Kebonpedes, Kecamatan Sukabumi, dan Kecamatan Bojonggenteng. Sedangkan pada Rabu (13/4) bencana terjadi di Kecamatan Curugkembar.
Di Kecamatan Palabuhanratu, meluapnya air Sungai Cipalabuhan mengakibatkan kantor Kelurahan Palabuhanratu dan sejumlah rumah serta stand pada bazar Hari Nelayan, terendam hingga ketinggian 80 sentimeter.
Di Kecamatan Cireunghas, air mencapai ketinggian 60 sentimeter. Di Desa Karangpapak Kecamatan Cisolok pun sama, banjir bandang mengakibatkan beberapa rumah warga terendam. Sedangkan di Kecamatan Cikakak banjir merendam bangunan mesjid dan ruangan kantor kecamatan setempat.
Sementara di Kecamatan Curugkembar, sebuah jembatan rawayan terbuat dari bambu di Kampung Cijeruk RT 01/05 Desa Cimenteng dengan panjang e0 meter tinggi 6 meter dan lebar 2 meter, tergerus luapan air pada Rabu (13/4) sekitar pukul 03.00 WIB.
"Kejadian bencana lainnya di Kampung Bayubud RT 02/10, Desa/Kecamatan Sukaraja. Sebanyak dua rumah rusak karena tanah longsor dan bangunan Jembatan Cipandawa yang memiliki panjang 10 meter dan lebar 1 meter hanyut," terang Koordinator Pusat Pengendalian dan Operasional BPBD Kabupaten Sukabumi, Yana Suryana, Kamis (14/4).
Kejadian bencana tanah longsor lainnya berada di Kampung Gentong RT 01/08 Desa Pasirhalang Kecamatan Sukaraja. Satu rumah rusak berat yang dihuni lima jiwa, dua rumah rusak sedang yang dihuni lima jiwa, dan dua rumah lainnya terancam.
Sementara di Kecamatan Kebonpedes bencana terjadi di Kampung Babakan Lame di RT 03/01 Desa Kebonpedes dan Kampung Tegallega RT 01/04. "Banjir di Kecamatan Kebonpedes mengakibatkan irigasi Bojongsoka meluap hingga ke lahan sawah warga. Sedangkan di Kampung Tegallega satu buah jembatan yang menghubungkan dengan Kampung Bojonggaling terancam roboh. Tingginya 2,5 meter dan panjang 4 meter. Untuk mencegah roboh dibutuhkan bronjong dan karung," ujarnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved