Warga Kerinci Desak Jalur Evakuasi

Solmi
13/4/2016 17:23
Warga Kerinci Desak Jalur Evakuasi
(MI/Solami)

KHAWATIR ancaman erupsi Gunung Kerinci, warga Kabupaten Kerinci, mendesak pemerintah segera pembuatan jalur evakuasi meskipun harus memintasi kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

"Sudah bertahun-tahun kami dambakan dan sudah disampaikan. Baik ke pemerintah kabupaten, provinsi maupun ke pemerintah pusat. Kami memahami, TNKS tidak boleh dirusak. Namun ini masalah keselamatan nyawa warga jika sewaktu-waktu Gunung Kerinci meletus," ujar Yan Harain, tokoh pemuda Kabupaten Kerinci, Rabu (13/4)

Harapan senada juga dikemukakan pemuka masyarakat Kerinci, Depati Abul As. Menurutnya, eksistensi TNKS yang didaulat sebagai salah satu paru-paru dunia, jangan disikapi secara kaku.

"Kami selama ini hidup di sekitar TNKS. Walaupun tidak kontribusinya secara nyata bagi masyarakat di Kerinci, pelestarian TNKS juga sudah menjadi bagian dari tanggung jawab kami juga. Apa salahnya, sedikit dibuka, hanya untuk jalur evakuasi jika sewaktu-waktu warga terancam awan panas letusan Gunung Kerinci," sebut Abul As.

Bupati Kabupaten Kerinci, Adirozal mengamini harapan warganya atas keberadaan jalur evakuasi efektif yang terpaksa melintas ke dalam kawasan TNKS. Menurutnya, masalah jalur evakuasi tersebut selama ini merupakan pemikiran serius.

Pemerintahan Kabupaten Kerinci sudah lama mengajak Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat untuk bersama-sama membuat jalan di sebagian kecil kawasan TNKS untuk jalur evakuasi. "Wajar masyarakat was-was dan butuh jalur evakuasi, terutama di wilayah Kecamatan Gunung Kerinci yang berada paling dekat dengan kawah gunung. Kapan pun Gunung Kerinci bisa saja meletus," ujarnya beberapa waktu lalu.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya