Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero), melalui Pelindo 1 Cabang Dumai telah melakukan inisiatif bisnis guna mendongkrak kinerjanya dengan mengekspor peti kemas ke Malaysia.
General Manager Pelindo 1 Cabang Dumai Jonedi Ramli mengungkapkan,
komoditas Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya telah dikirim ke Port Klang, Malaysia, sebanyak 19 box ISO tank berukuran 20 feet melalui Pelabuhan Dumai, pada Selasa (20/4) lalu.
"Ekspor CPO dan turunannya melalui ISO tank container di dermaga C
Pelabuhan Dumai merupakan layanan ekspor peti kemas yang akan dilakukan
secara berkesinambungan," jelasnya, Jumat (23/4).
Sebelumnya, kata Jonedi, kegiatan ekspor peti kemas perdana sudah dilakukan pada Maret 2021 lalu. Pada kegiatan ekspor perdana yang lalu
pengiriman CPO menggunakan flexibag container, sistem kemasan fleksibel yang digunakan untuk mengangkut bahan cair dalam peti kemas. Namun untuk kegiatan ekspor yang kedua ini menggunakan ISO tank.
Dalam kegiatan ekspor ISO tank ini Pelindo 1 Dumai bekerja sama dengan PT Ben Line selaku perwakilan dari pemilik ISO tank, yaitu Den Hartogh Asia Pacific.
Sementara untuk barge atau tongkang yang digunakan sebagai alat angkut,
Pelindo 1 Dumai didukung oleh PT Segara Mitra Abadi sebagai agen dari MIT Cargo (Pvt) Ltd.
Adapun komoditas CPO dan turunannya ini diekspor ke Port Klang, Malaysia, yang kemudian akan diteruskan ke pelabuhan tujuan di Asia Timur.
Jonedi menerangkan, layanan ekspor peti kemas ini menambah fitur layanan bisnis kepelabuhanan di Dumai yang memfasilitasi permintaan para pengguna jasa untuk membuka trayek pelayaran peti kemas internasional.
Efisien dan efektif
Pelabuhan Dumai memiliki posisi yang strategis untuk melakukan ekspor
peti kemas sehingga pengiriman barang bisa lebih efisien dan efektif, baik dari sisi waktu, maupun biaya logistik.
"Kami bersyukur saat ini kami lebih mudah melakukan ekspor barang melalui Pelabuhan Dumai," kata Regional Manager PT Ben Line Sumatera Effendi Lim.
Dia menuturkan Dumai menjadi solusi logistik bagi kalangan mereka karena Pelindo 1 Dumai memberi pelayanan ekspor ISO tank container langsung ke Port Klang, Malaysia. Pelayaran internasional itu dapat membuat mereka merasa aman dan bisa semakin efisien dari sisi operasional serta biaya logistik.
Sebelum ada jalur pelayaran ini, ungkap dia, pelaku bisnis harus
mengirimkan barang melalui jalur darat yang kemudian dikirim melalui
pelabuhan lain. Pengiriman barang ke Port Klang jika menggunakan pelabuhan lain membutuhkan waktu hingga tiga hari perjalanan. Dengan melalui Pelabuhan Dumai diperkirakan hanya memerlukan waktu sekitar 22 jam.
"Layanan ini merupakan inovasi bisnis untuk menjawab kebutuhan para
pengguna jasa," ujar Jonedi.
Lebih lanjut dia menjelaskan, ke depan pihaknya akan terus memersiapkan
infrastruktur dan suprastruktur di pelabuhan untuk kegiatan ekspor
petikemas internasional. Untuk kegiatan impor, mereka akan selalu berkoordinasi dengan pihak KPP Bea Cukai serta sedang melengkapi persyaratan kepabeanan dan Tempat Penimbunan Sementara (TPS).
Sementara untuk mendorong kegiatan ekspor-impor mereka akan mempersiapkan pembuatan Pusat Logistik Berikat (PLB).
Tercatat, selama triwulan I tahun 2021, throughput Pelindo 1 Dumai mengalami peningkatan dengan melayani kunjungan kapal dengan total volume 9.955 GT (Gross Tonnage). Angka itu meningkat 1,33% dibandingkan dengan triwulan I tahun 2020 yang hanya 9.824 GT.
Sama halnya dengan trafik bongkar muat petikemas yang mengalami peningkatan signifikan selama triwulan I tahun 2021. Pelindo 1 melakukan bongkar muat petikemas sebanyak 3.608 box, naik 43,23% dibandingkan dengan triwulan I tahun 2020 yang cuma 2.519 box.
Dalam mengembangkan layanan kepelabuhanannya, Pelindo 1 Dumai juga
disandari kapal yang membawa ratusan mobil dari Jakarta.
Layanan ini merupakan jawaban atas kebutuhan para pengguna jasa yang
sebelumnya melakukan pengiriman mobil melalui jalur darat.
Kapal yang membawa mobil sudah melakukan sandar dan bongkar di Pelabuhan Dumai sebanyak dua kali dengan membawa 200 unit mobil dalam sekali perjalanan. (N-2)
Arus peti kemas di KIK Balikpapan meningkat 3% pada Maret 2026. Lonjakan dipicu aktivitas logistik Ramadan dan Idul Fitri.
Pelindo Regional 4 Makassar mencatat lonjakan arus mudik Lebaran 2026 sejak H-15 hingga H-5. Data terbaru menunjukkan total 308.473 pemudik telah melakukan perjalanan melalui 20 cabang
Pelindo melepas keberangkatan 7 ribu peserta Mudik Gratis Pelindo 2026 menjelang Lebaran 2026, dengan total 152 armada bus.
Pelindo Group memberangkatkan peserta Program Mudik Bersama BUMN 2026 yang mengusung tema Mudik Aman Berbagi Harapan guna membantu masyarakat pulang ke kampung halaman.
Pelindo telah memetakan sejumlah pelabuhan yang berpotensi mengalami lonjakan penumpang tertinggi selama mudik Lebaran tahun ini.
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 memastikan kesiapan layanan operasional pelabuhan menjelang arus mudik Lebaran 1447 H/2026 M.
Kapasitas produksi pipa stainless steel maksimal bisa mencapai hingga 1.100 ton per tahun.
Airlangga Hartarto menegaskan Amerika Serikat penyumbang surplus perdagangan tertinggi, sekaligus salah satu destinasi ekspor terbesar Indonesia.
Pogram Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor atau UMKM BISA Ekspor besutan Kementerian Perdagangan menunjukkan hasil menggembirakan
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan forum investasi Indonesia-Tiongkok di Beijing menjadi momentum strategis untuk mendorong pelaku usaha nasional.
Tiongkok menjadi negara utama ekspor beberapa komoditas unggulan industri pengolahan seperti hasil olahan minyak kelapa sawit, hasil olahan nikel dan lainnya.
Indonesia bidik pasar Jepang untuk ekspor pelet EFB dan cangkang sawit. Dengan potensi setara 38.760 MW, biomassa sawit jadi andalan baru devisa negara di 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved