Gunung Kerinci Semburkan Asap Tebal

Solmi
11/4/2016 23:20
Gunung Kerinci Semburkan Asap Tebal
(ANTARA/WAHDI SEPTIAWAN)

SEJAK sepekan dinyatakan waspada level dua, Gunung Kerinci yang merupakan gunung tertinggi di Sumatra (3.805 meter di atas permukaan laut), hingga Senin (11/4), masih mengeluarkan asap tebal setinggi 600 meter ke udara.

Pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setempat menyatakan, semburan asap berwarna putih kehitaman tersebut membahayakan aktivitas penerbangan di sekitar Kabupaten Kerinci yang terletak 419 kilometer sebelah barat daya Kota Jambi.

Selain membahayakan penerbangan, aktivitas dan semburan asap Gunung Kerinci dikhawatirkan membayakan aktivitas warga dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.

Menurut Kepala BMKG Kabupaten Kerinci, Yon Haides, peringatan dini soal ancaman bahaya dari gejolak gunung api di perbatasan Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatra Barat tersebut sudah disampaikan kepada BMKG Sultan Thaha, Provinsi Jambi, pemerintah daerah, dan warga 33 desa terdekat dengan Gunung Kerinci.

"Sudah kami dengar informasinya, kami juga menyaksikan langsung kondisi di puncak gunung. Sampai tadi siang asapnya masih tebal, tapi karena sudah terbiasa dengan tingkah Gunung Kerinci selama ini, kecemasan warga tidak begitu tampak," ujar Gusperman, warga Desa Kersiktuo, Kecamatan Kayuaro, Kabupaten Kerinci, Senin (11/4) siang.

Koordinator Pos Pemantau Gunung Kerinci, Indra, kepada wartawan di Kerinci menerangkan, selain sering menyemburkan asap setinggi 300 hingga 600 meter ke udara, sepanjang tiga hari terakhir Gunung Kerinci mengalami gempa tremor sebanyak 105 kali. Karena berbahaya, Indra pun bekerja sama dengan petugas Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat, untuk melarang keras pendakian di Gunung Kerinci.

Menyikapi gejala alam yang diperlihatkan Gunung Kerinci, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, Arif Munandar, menyatakan sudah menyiagakan ratusan personel gabungan TNI, Polri, dan BPBD untuk melakukan tindakan evakuasi terhadap penduduk jika erupsi Gunung Kerinci memburuk. (SL/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya