Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTIVITAS vulkanik Gunung Bromo terus meningkat dengan disertai lontaran material vulkanis dalam tebaran yang cukup luas, sekitar 7 kilometer dari bibir kawah. Warga maupun wisatawan diimbau untuk siaga atas erupsi yang mungkin terjadi pada gunung yang statusnya diturunkan dari siaga menjadi waspada sejak 26 Februari lalu itu.
Mulai Minggu (10/4), aktivitas gunung yang dikenal dengan keindahan panorama sunrise tersebut kembali meningkat dan terus meningkat hingga Selasa (11/4). Kepulan asap berwarna kelabu kecoklatan tebal, membumbung dengan ketinggian hingga 1.500 meter dari bibir kawah menuju arah Barat, yakni Malang.
Dari pengamatan petugas Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Gunungapi Bromo di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menunjukkan adanya peningkatan gempa tremor menerus.
"Gempa tremor naik dari sebelumnya pada kisaran 2 milimeter, kini mencapai 35 milimeter. Tremor juga disertai gempa vulkanik yang makin intens, dan 6 jam terakhir terjadi empat kali gempa vulkanik dari dalam perut kawah dengan durasi 32 detik," kata Kepala Pos PVMBG Gunungapi Bromo, Ahmad Subhan, Senin.
Aktivitas vulkanik yang terus meningkat dari dapur magma kawah Gunung Bromo itu menimbulkan lontaran asap disertai material vulkanik berupa abu vulkanis yang mengandung belerang. Sedangkan sebaran dari lontaran asap bisa mencapai seluas 7 kilometer.
Hal ini menunjukkan, bahwa Gunung Bromo kembali mengalami erupsi seperti yang terjadi tiga bulan lalu. "Saat ini kami mengimbau kepada warga dan wisatawan untuk kembali siaga bencana. Kami tegaskan agar zona aman sesuai rekomendasi PVMBG, sejauh radius 1 kilometer dari kawah Gunung Bromo yang status waspada," tandas Subhan.
Sejak status Gunung Bromo diturunkan dari siaga menjadi waspada pada 26 Februari lalu, kunjungan wisatawan berangsur-angsur normal. Dalam sehar, bisa mencapai 2.000 wisatawan dari dua pintu masuk yang ada di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), yakni di Dingklik Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, dan Cemoro Lawang di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. (AB/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved