TNI AD Siap Bantu Bebaskan Sandera Filipina

Depi Gunawan
11/4/2016 19:55
TNI AD Siap Bantu Bebaskan Sandera Filipina
(MI/Rommy Pujianto)

KEPALA Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono menyatakan siap jika prajuritnya diterjunkan dalam operasi pembebasan 10 warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina.

"Angkatan Darat sudah menyiapkan pasukan, yang jelas jika dibutuhkan kita siap melakukan tugas itu," tegas Mulyono setelah membuka pelaksanaan Apel Komandan Satuan (Dansat) Angkatan Darat Tahun Anggaran 2016 di daerah latihan Infanteri Pusdikif Pussenif Kodiklat TNI AD Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Senin (11/4).

Kasad menjelaskan, persoalan penyaderaan 10 WNI di Filipinan itu sedang dalam proses penanganan yang langsung dipimpin oleh Panglima TNI. "Itu sudah ada prosesnya. Kendalinya ada di Panglima TNI. Kita tunggu saja," ujarnya.

Dalam apel yang diikuti oleh 335 Dansat di jajaran AD dan dilaksanakan selama 5 hari hingga 15 April mendatang tersebut, diisi dengan berbagai ceramah dan evaluasi dari para pejabat internal TNI AD, kegiatan psikotes, lapangan, teknik dan taktik tempur, ilmu medan HTF, kesegaran jasmani, olahraga militer, serta diskusi bidang Binsat.

Mulyono juga menyatakan, seluruh Dansat TNI AD sampai level bawah sudah melaksanakan tugas dengan baik, walaupun diakuinya masih ada anggota yang melakukan pelanggaran.

"Yang namanya manusia pasti punya salah, tapi kita tidak pernah menyerah. Kita sudah melakukan upaya-upaya untuk mencegah dan membentengi prajurit supaya tidak melakukan pelanggaran. Kalau melanggar, konsekuensinya tetap harus diproses sesuai hukum," tuturnya.

Lebih jauh Mulyono mengatakan, Apel Dansat TNI AD itu bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi berbagai permasalahan yang ditemukan dan program di satuan-satuan jajaran TNI AD, untuk kemudian dirumuskan secara lebih jelas konsep pembinaan yang harus dilakukan oleh pimpinan atau komandan satuannya.

"Kegiatan ini juga untuk mengevaluasi kepemimpinan para komandan satuan untuk kemudian diperbaiki. Karena dalam apel ini kita juga memberikan materi ke dalam, dan materi yang sifatnya mendukung supaya para komandan satuan bisa maksimal melaksanakan tugas. Serta bagaimana membentengi mentalitas dan moralitas, kita berikan ceramah-ceramah tentang motivasi," pungkas Kasad. (DG/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya