Polisi Tunggu Laporan terkait Demo Intoleransi di Makassar

Budi Ernanto
10/4/2016 17:02
Polisi Tunggu Laporan terkait Demo Intoleransi di Makassar
(ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang)

KABID Humas Polda Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) Kombes Frans Barung Mangera menyatakan belum ada satu pun laporan mengenai demo penolakan seminar pendidikan di Makassar, Sulsel, yang terjadi Sabtu (9/4).

Seminar bertajuk Smart Ways in Using Internet for Children's Education yang diadakan oleh Lazuardi Athaillah Globa Islamic School di sebuah hotel itu dihentikan sementara oleh kelompok yang mengaku berasal dari Aliansi Pemuda Islam Makassar.

"Setelah peristiwa itu, kami sampaikan ke panitia, kenapa tidak minta pengamanan? Seyogianya minta pengamanan lebih bagus. Setelah peristiwa juga kenapa tidak lapor ke polisi?" kata Frans kepada Media Indonesia, Minggu (10/4).

Frans sendiri mengaku heran acara pendidikan itu menuai protes. Menurutnya, jika sekadar seminar pendidikan, tidak perlu meminta izin ke polisi. Namun, seandainya diadakan di tempat keramaian, harus ada izin.

"Panitia sendiri juga harus tahu apa materi acaranya karena kalau bermuatan sensitif, seharusnya paham bahwa itu nanti bergesekan dengan sesuatu yang sudah mapan di Indonesia," kata Frans.

Untuk pelaporan, siapa pun diharapkan segera datang ke polisi agar mereka yang dianggap menghentikan acara tersebut bisa dimintai keterangan. "Karena itu soal tindaka sewenang-wenang dan melanggar hukum," tandas Frans.

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti menyatakan bakal mengecek kebenaran peristiwa itu. Ia menyatakan tindakan terhadap kelompok intoleran pasti memiliki risiko. "Kalau tidak ditindak juga ada risikonya," ujar Badrodin. (Beo/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya