Sejumlah Ruas Tol Trans-Jawa Sudah Dibuka Jelang Lebaran

Akhmad Safuan
06/4/2016 16:50
Sejumlah Ruas Tol Trans-Jawa Sudah Dibuka Jelang Lebaran
(ANTARA FOTO/Saptono)

PEMBANGUNGAN jalan tol Trans-Jawa (Semarang-Solo) seksi III ruas Bawen-Salatiga sepanjang 17,59 kilometer terus dikebut. Ditargetkan pada Lebaran Idul Fitri 2016 mendatang, ruas Tol Pejagan-Brebes serta Brebes-Tegal dibuka dan sudah dilintasi pemudik.

Adapun ruas lainnya, Batang-Semarang, kini masih dalam tahap pembebasan.

Berdasarkan pemantauan Media Indonesia di pantai utara Rabu (6/4), pembangunan tol Trans-Jawa secara bertahap mulai terselesaikan. Pembangunan pada ruas tol yang telah dibebaskan lahannya itu dikebut siang malam dan ditargetkan dapat dilintasi pemudik pada saat mudik Lebaran sekitar Juli mendatang.

Ruas Tol Trans-Jawa yang telah mendekati penyelesaian pembangunan terlihat pada jalur Semarang-Solo pada seksi III ruas Bawen-Salatiga sepanjang 17,59 km, sebagian telah mulai pada tahap pengerasan dan sebagian lagi memasuki tahap pembetonan badan jalan.

Bersamaan selesainya pembebasan lahan, baik melalui jalur mediasi maupun konsinyasi, konstruksi bangunan langsung dilaksanakan. Hal ini untuk mempercepat proses penyelesaian pembangunan jalan tol yang sempat terhenti sejak 2008 lalu.

"Pelaksanaan proyek jalan Tol Trans-Jawa terus dikebut. Untuk seksi III ruas Bawen-Salatiga sudah dapat dilintasi pada arus mudik mendatang," kata Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono.

Saat ini, pembangunan fisik ruas jalan tol tersebut, lanjut Sri, telah mencapai 30%. Sehingga dengan percepatan pembangunan, tapi engurangi kualitas pekerjaan, ruas jalan tol itu dipastikan sudah rampung jelang Lebaran.

Pembangunan Tol Trans-Jawa seksi III ruas Bawen-Salatiga, kata dia, dilakukan dalam tiga paket pekerjaan yakni paket I untuk ruas Bawen-Polosiri sepanjang 3,49 km, paket II untuk ruas Polosiri-Sidorejo sepanjang 6,8 km, dan paket III Sidorejo-Tengaran sepanjang 7,309 km.

Meski terus dikebut, masih ada kendala pembebasan lahan karena adanya tanah wakaf, kas desa, BUMN, dan lain. "Begitu juga untuk ruas Solo-Mantingan yang hingga kini baru tergarap 26%. Khusus untuk tanah kas desa harus melalui persetujuan Menteri Dalam Negeri," tambahnya.

Tahap penyelesaian juga teradi pada ruas Tol Penjagan-Brebes yang telah mencapai 89% dan Brebes-Tegal Barat yang mencapai 94%. Diperkirakan kedua ruas Tol Trans-Jawa itu sudah dapat dibuka jelang Lebaran saat arus mudik berlangsung.

Dengan pencapaian pekerjaan itu, dipastikan proyek jalan tol telah rampung sebelum arus mudik, sehingga sesuai dengan target seluruh ruas jalan Tol Trans-Jawa di Jateng akan selesai pada 2017.

Sementara itu, untuk ruas Tegal-Pemalang, Pekalongan-Batang, Kendal-Semarang hingga kini belum memasuki tahap kontruksi, karena sebagian besar lahan yang bakal dipergunakan masih dalam tahap pembebasan.

Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kendal Usman mengatakan pembebasan lahan untuk jalan tol terus dikebut dan akhir 2016 ini sudah dipastikan selesai dan 2017 sudah bisa memasuki tahap konstruksi.

Dari 27 desa di 8 kecamatan yang bakal dilintasi jalan Tol Trans-Jawa di Kabupaten Kendal, kata Usman, sebanyak 3 desa telah tercapai kesepakatan dan 2 desa lagi pada bulan ini, sehingga sisa 25 desa dikebut hingga akhir tahun.

Sebanyak 22 desa, lanjut dia, masih memasuki tahap inventarisasi dan identifikasi, baik itu bangunan di atasnya dan tanam tumbuh yang ada untuk pemberian kompensasi dalam pembebasan tol tersebut. "Semuanya ada 3.845 bidang dan saya optimistis akan selesai akhir tahun ini," pungkasnya. (AS/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya