Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
BEA Cukai Surakarta bekerja sama dengan Bareskrim Mabes Polri berhasil menggagalkan rencana jaringan narkoba Nigeria yang akan mengirimkan sabu seberat 602 gram melalui paket pos yang akan diterima oleh Yuli Ari Subandi, warga kampung Kadangan RT 1/RW 9, Kelurahan Jungke, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Pengiriman barang haram senilai Rp1,2 miliar itu terbongkar saat dilakukan pemeriksaan narcotest di Bandara Adi Sumarmo Surakarta pada Selasa (5/5) lalu.
"Ini jelas ada kaitan dengan jaringan (internasional), karena barang dari luar negeri. Hasil pemeriksaan narcotest menunjukkan kiriman barang berupa lima (patung) manekin dalam bungkusan kardus itu, ditemukan kristal senyawa organik dari jenis metamphetamine HCL atau sabu, seberat 602 gram. Barang itu disembunyikan pada setiap rongga bagian leher manekin dalam bungkusan plastik hitam," ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Surakarta Yosef Hendriyansah dalam jumpa pers yang digelar bersama Kapten Pol Ivon dari Bareskrim Mabes Polri, Rabu (6/4), di kantornya.
Menurut dia, dari hasil kontrol paket kiriman, pihak Bea Cukai bersama Tim Bareskrim Mabes Polri menemukan nama penerima bernama Yuli Ari Subandi, 25, warga kampung Kadangan, Jungke. Dari penangkapan Yuli itu kemudian berhasil dikembangkan serentetan penangkapan terhadap tersangka berinisial IJRIT sebagai pemilik barang, bersama dua kaki tangannya.
Kapten Ivon dari Bareskrim Mabes Polri, yang mendampingi penjelasan Yosef, tidak bersedia memberikan penjelasan panjang lebar.
Kepada Media Indonesia, ia hanya berkata singkat, saat ini kasus pengiriman sabu lewat paket pos dari luar negeri itu masih sedang dalam pengembangan.
Yosef menambahkan, dengan digagalkannya pengiriman sabu asal Nigeria senilai Rp1,2 miliar itu, pihak penegak hukum telah menyelamatkan 4.816 warga Indonesia yang terancam sebagai pengguna narkotika.
"Kami akan terus berusaha meningkatkan pengawasan pada setiap pengiriman manifest barang dan penumpang di Bandara. Yang jelas kasus sabu ini terus dikembangkan pihak kepolisian," imbuh Yosef . (WJ/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved