Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA 2017 nanti, satu kota dan satu kabupaten di Provinsi DI Yogyakarta akan menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak, yakni Kota Yogyakarta dan Kabupaten Kulonprogo. Menghadapi Pilkada itu, Sri Sultan Hamengku Bhawono X dengan tegas melarang keluarganya untuk mencalonkan diri.
"Tidak ada saudara yang maju, tidak ada menantu (yang maju). Tidak (diperkenankan maju). Kalau maju, ta turunke dewe (saya turunkan sendiri)," kata Sultan saat ditemui di Malioboro, Selasa (5/4).
Dengan pernyataannya itu, Sultan sendiri akan turun berkampanye agar saudara atau menantunya tidak dipilih dalam Pilkada nanti jika memang ada saudara ataupun menantunya yang masih nekat mencalonkan diri.
Menurut dia, jika ada aaudara ataupun menantunya maju sebagai calon bupati atau wali kota, hal tersebut hanya akan mengganggu keadilan bagi masyarakat. "Tidak (saya izinkan). Kalau minta izin ke saya, tidak akan saya izinkan," tegasnya.
Adapun terkait kriteria bupati ataupun wali kota yang tepat, lanjut Sultan, semua diserahkan kepada publik.
Sebelumnya, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Yogyakarta merilis sembilan nama bakal calon yang diusulkan akan maju pada Pemilihan Wali Kota Yogyakarta pada 2017. Dua calon itu di antaranya ialah adik-adik Sultan, yaitu KGPH Hadiwinoto dan GBPH Yudhaningrat.
Selain itu, menantu Sultan, yaitu KPH Wironegoro, dikabarkan akan maju menjadi bakal calon Wali Kota Yogyakarta lewat Partai Gerindra. Wironegoro telah mendapat formulir tersebut, tetapi belum mengembalikannya.
"Saya belum memastikan iya atau tidak (mengembalikan formulir). Saya masih memiliki waktu enam bulan (sebelum tenggat waktu terakhir)," kata Wironegoro ketika dihubungi. (AT/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved