Penjual Kunci Jawaban UN Dibekuk

Lina Herlina
05/4/2016 17:58
Penjual Kunci Jawaban UN Dibekuk
(ANTARA FOTO/Irfan Anshori)

KEPOLISIAN Resort Soppeng, Sulawesi Selatan terus melakukan penyelidikan terhadap praktik penjualan kunci jawaban Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat di Kabupaten Soppeng.

Pihak Polres Soppeng, Selasa (5/4) menangkap tiga orang yang diduga menjual kunci jawaban. Menurut Kapolres Soppeng, Ajun Komisaris Besar Dodied Prasetyo Aji, tiga orang tersebut masing masing IRW berasal dari Soppeng, DNA dari Gowa dan HDM dari Makassar.

"Kasus ini masih terus dikembangkan, karena kemungkinan masih ada jaringan lain yang dalam kasus ini. Karena diketahui, HDM itu ternyata mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Bandung (Bina Nusantara)," jelas Dodied.

Bahkan menurut Dodied, sebelum mengedarkan kunci jawaban naskah UN tersebut, diunduh di salah salah satu situs. Dari keterangan pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Soppeng soal yang diunduh tersebut sama persis dengan naskah UN yang sedang diujiankan.

Aksi tiga orang tersebut dimulai di sebuah rumah di Sewo, Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabbata, Kabupaten Soppeng, lalu dijual ke siswa SMA dan sederajat dengan harga Rp300 ribu per lembar.

"Selain mengamankan tiga orang, kami juga menyita semua lembar soal, serta kunci jawaban yang beredar di SMA Negeri 1 Donri-donro dan SMA Negeri 2 Makassar, serta uang tunai Rp32 juta, 2 unit laptop, 3 unit printer, 1 unit modem, 3 unit telepon genggam, 5 buah kartu ATM, 1 buah catatan rekapan kunci jawaban, 2 unit flashdisk, satu unit SD card, 3 buah dompet dan 3 motor," urai Dodied.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pendidikan Sulsel Adi Suryadi Culla mengatakan, itu artinya panitia UN kecolongan. "Itukan rahasia negara, artinya bisa jai ada oknum yang bermain dan sistem keamanan yang kurang dan aparat kepolisian harus segera diselidiki dan dipublikasi," tegasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya