Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN Daerah (Polda) Riau menetapkan 53 tersangka pembakar hutan dan lahan. Puluhan tersangka perorangan itu berasal dari 43 kasus perkara kebakaran hutan dan lahan yang tersebar di 12 polres di Riau.
"Ada sebanyak 53 tersangka yang seluruhnya petani pembakar lahan," ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Riau Ajun Komisaris Besar (AKB) Guntur Aryo Tejo kepada <>Media Indonesia di Pekanbaru, kemarin (Senin, 4/4/2016).
Dijelaskannya, dari 43 kasus laporan itu sebanyak 33 perkara telah masuk penyidikan. Sebanyak 4 perkara dalam proses penyelidikan. Adapun, 5 perkara telah tahap I dan sebanyak 1 perkara dalam tahap 2.
"Sedangkan jumlah personel polisi yang dikerahkan dalam operasi patroli penegakan hukum kebakaran hutan dan lahan ialah sebanyak 4.775 personel," ujarnya.
Sementara itu, 18 titik panas akibat pembakaran hutan dan lahan di Riau terpantau satelit Terra dan Aqua. Titik panas itu tersebar di 6 daerah di Riau. Antara lain Bengkalis sebanyak 5 titik, Kepulauan Meranti dan Pelalawan masing-masing 4 titik, Rokan Hilir 3 titik, dan Dumai serta Siak masing-masing 1 titik.
"Operasi penegakan hukum terhadap kasus kebakaran hutan dan lahan akan terus digencarkan pada masa siaga darurat ini," jelasnya.
Padamkan kebakaran
Di lain hal, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) melalui regu pemadam api Manggala Agni berhasil memadamkan api di 3 lokasi di Riau.
Dalam pemadaman tersebut, Manggala Agni bekerja sama dengan TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Dumai, dan Pemadam Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan, Kota Dumai.
Wilayah yang dipadamkan pada Minggu (3/4) berada di dalam Kawasan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil (GSK) seluas 10 ha yang ada di Dusun Bagan Benio Desa Tasik Serai, Kota Duri; areal 1 ha di Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Dumai Selatan; serta semak seluas 2 ha di Kampung Teluk Riti, Kelurahan Sedinginan, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir.
"Tren jumlah hotspot di Provinsi Riau yang saat ini terpantau masih cenderung meningkat," terang Kabiro Humas Kementerian LHK Novrizal Tahar dalam rilis, kemarin.
Saat ini, lanjut Novrizal, pemantauan titik panas yang dapat mengindikasikan terjadinya kebakaran akan selalu dilakukan dan terus diupayakan diatasi agar tidak menyebabkan kebakaran hutan dan lahan yang lebih parah.
Bikin sumur bor
Ratusan perusahaan kelapa sawit dan tambang di Kalteng yang selama ini dituding sebagai penyebab kebakaran hutan kali berkomitmen untuk membantu Pemprov Kalteng mengatasi kebakaran hutan dan lahan. Bentuk komitmen itu dengan membuat 400 sumur bor di lokasi rawan kebakaran hutan dan lahan.
Penegasan itu dikatakan Plt Ketua Gabungan Pengusaha Perkebunan Indonesia (Gappki) Kalteng Andi Agus Odeng, seusai menandatangani kerja sama Pemerintah Provinsi Kalteng dengan konsorsium perkebunan, tambang, hutan dan jasa kontruksi di Kantor Gubernur Kalteng, kemarin.
"Kalau itu memang yang diamanatkan pemerintah kepada kami, pada prinsipnya kami siap membantu," ujarnya.(Ric/SS/H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved