Berita di Medsos soal Jalur Puncak Longsor Hoax

Antara
02/4/2016 20:15
Berita di Medsos soal Jalur Puncak Longsor Hoax
(ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

KEPALA Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, Asep Suparman, memastikan berita yang beredar di sejumlah media elektronik dan jejaring sosial serta BlackBerry Messenger (BBM) menyebutkan bahwa jalur Puncak amblas merupakan berita palsu atau hoax.

Ia memastikan jalur tersebut masih utuh dan dapat dilalui. "Kami sejak sore sampai malam ini, banyak menerima laporan telah terjadinya longsor tersebut, tapi setelah diperiksa ke lapangan oleh petugas peristiwa tersebut tidak ada atau hoax," katanya saat dihubungi, Sabtu (2/4).

Dia menjelaskan, saat ini pihaknya juga menurunkan relawan ke sejumlah lokasi yang disebut terkena bencana alam, mulai dari pergerakan tanah, longsor, dan banjir, seperti dilaporkan di wilayah Pasir Kuda dan Cibeber. Meski belum menyebutkan apakah laporan tersebut benar atau tidak, pihaknya belum bisa memastikan karena masih menunggu laporan dari petugas yang dikirim ke lokasi.

"Untuk dua kecamatan itu, dilaporkan terjadi longsor dan pergerakan tanah. Bahkan disebutkan dalam laporan belasan kepala keluarga (KK) di Kecamatan Cibeber sudah mengungsi. Namun, kami belum bisa mematikan karena belum ada informasi yang pasti," katanya.

Dia mengimbau agar warga mencari informasi yang tepat perihal bencana alam, tidak langsung percaya dengan informasi yang beredar melalui jejaring soal maupun BBM yang belum terjaga kebenarannya. "Pastikan pada petugas kami atau bisa menghubungi aparat kepolisian terdekat," katanya.

Sementara itu, sejumlah pesan singkat melalui BBM beredar di Cianjur memberitahukan bahwa jalur Puncak tepatnya di Jalan Raya Ciloto, amblas sepanjang 50 meter, sehingga jalur utama yang menghubungkan Cianjur, Bogor, Jakarta, dan seterusnya, terisolasi.

"Saya juga dapat dari teman, makanya bertanya pada teman-teman wartawan, ternyata bohong karena foto yang saya terima lewat BBM bukan di Puncak tapi di Brebes-Jateng. Memang fotonya hampir mirip dengan jalan Puncak," kata Indra Baa, 40, warga Cianjur yang hendak berangkat ke Jakarta. (Ant/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya