Hujan Deras Sebabkan Abrasi Pantai Baron

Antara
31/3/2016 19:48
Hujan Deras Sebabkan Abrasi Pantai Baron
(ANTARA)

HUJAN deras dan angin kencang menyebabkan abrasi Pantai Baron, Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang mengakibatkan pasir kawasan pantai amblas hingga 70 centimeter.

"Tidak hanya itu, sungai bawah tanah semakin dalam. Kalau sebelumnya hanya sekitar 2 meter, tetapi sekarang ini kedalamannya mencapai 5 meter," kata Sekretaris Korwil II Tim SAR Pantai Baron Surisdiyanto di Gunung Kidul, Kamis (31/3).

Ia mengatakan kondisi ini menimbulkan kekhawatiran kalau ada wisatawan yang mandi di laut. Selain itu, arus sungai yang berhulu di Pantai Naron cukup deras. "Sekarang pusaran airnya sangat deras. Kalau wisatawan tetap nekat bermain air di wilayah ini, rawan hanyut karena terbawa arus air yang kuat," kata dia.

Untuk itu, pihak Tim SAR Baron melakukan koordinasi untuk meningkatkan pengawasan terhadap wisatawan. "Kalau ada yang akan bermain air, kami cegah sebab kondisinya sangat membahayakan," ujarnya.

Hanya saja, berdasarkan pengalaman selama ini, para wisatawan tetap tidak menggubris permintaan Tim SAR. "Kami mencoba untuk mengingatkan, tetapi kalau tetap ngeyel, apa boleh buat. Semua risiko ditanggung sendiri. Yang jelas risikonya nyawa," tutur Surisdiyanto.

Secara terpisah, Korwil II SAR Baron Marjono juga mengakui selain menyebabkan sungai bawah tanah makin dalam dan arus air makin kuat, abrasi juga mengancam puluhan kapal milik nelayan yang kini diparkir di kawasan pinggir pantai.

"Kami mengharapkan nelayan untuk menyingkirkan perahu dan memilih daerah yang aman," katanya.

Cuaca ekstrem yang dimungkinkan masih akan terjadi, tidak menutup kemungkinan amblasnya kawasan pasir pinggir pantai akan semakin dalam. "Kalau ini terjadi, maka kapal yang kini diparkir sulit dievakuasi. Makanya, mumpung sekarang belum begitu parah, kami minta kapalnya untuk dipindah pada daerah yang aman," tuturnya. (Ant/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya