Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA orang tewas tertimpa pohon besar yang tumbang akibat disapu angin di kompleks Gembira Loka Zoo, Yogyakarta, Rabu (30/3) petang sekitar pukul 15.00 WIB. Hingga malam ini, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah Yogyakarta dan SAR masih terus melakukan pembersihan lokasi.
Komandan Tim Reaksi Cepat BPBD DIY, Pristiawan, menjelaskan pohon yang tumbang ialah jenis randu alas yang telah berusia tua. "Diameternya juga cukup besar," katanya.
Ia menambahkan, dua orang yang meninggal akibat tertimpa pohon tumbang yakni Barokah dan seorang anak bernama Adit. "Adit adalah pengunjung asal Sragen, Jawa Tengah, sedangkan Barokah pemilik warung di dalam kebun binatang ini," jelasnya.
Selain itu, masih ada korban lainnya mengalami luka parah setelah tertimpa pohon berdiameter 1 meter dan tinggi 20 meter tersebut. Mereka langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan karena mengalami luka yang cukup parah.
Berdasarkan catatan BPBD DIY, pohon tumbang akibat hujan deras dan angin kencang tidak hanya terjadi di Gembira Loka Zoo tetapi tersebar di beberapa daerah lain, seperti di Jalan Kebun Raya yang berada di timur
GL Zoo.
Pohon di Jalan Kebun Raya itu menimpa sebuah warung. Tidak ada korban jiwa dari kejadian itu, tetapi sempat membuat arus lalu lintas di ruas jalan tersebut macet.
Selain itu, pohon tumbang juga terjadi di Jalan Kusumanegara, Jalan Tamansiswa, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Rejowinangun, simpang tiga Jalan Ibu Ruswo, dan di dalam kompleks Balai Kota Yogyakarta.
Hujan deras dan angin kencang juga mengakibatkan berbagai kerusakan di antaranya, atap rumah penduduk di daerah Tukangan hancur tetapi masih bisa dikondisikan warga sekitar.
Kepala BPBD Kota Yogyakarta Agus Winarto berharap masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana akibat cuaca ekstrem.
"Hujan deras dan angin kencang masih berpotensi terjadi. Warga diminta tetap waspada dan menghindari berbagai hal agar tidak menjadi korban. Di antaranya tidak berlindung di bawah pohon saat hujan deras," katanya. (Ant/AU/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved