Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang mengguyur kawasan Bandung Selatan dalam dua hari terakhir mengakibatkan banjir di Bandung Selatan kembali meninggi dan meluas, Selasa (29/3).
Banjir di Baleendah kembali menggenang kawasan Cieunteun, Andir, Kecamatan Baleendah, dengan ketinggian genangan 50 centimeter hingga 1 meter. Bahkan, genangan air kembali naik ke Jalan Dayeuhkolot setinggi
50 centimeter.
Selain itu, kawasan terdampak banjir lainnya yaitu di Desa Dayeuhkolot, Cigosol, Mekarsari, Kecamatan Dayeuhkolot, serta kawasan Cijagra, dan terusan Cipagalo, Bojongasih, dan Balero. "Banjir kembali naik sejak Selasa dini hari, dan malam ini terus meningkat," kata Iman, di Posko Banjir Baleendah, seperti dilaporkan Kantor Berita Antara.
Ia mengaku kembali mengungsi ke lokasi pengungsian yang ia tempati sepekan lalu. Kali ini, ia harus kembali bergabung dengan warga lainnya di lokasi itu untuk menghindari dari banjir besar melanda kawasan permukimannya.
"Kemungkinan banjir besar lagi, Majalaya kembali banjir dan malam ini kemungkinan semakin tinggi," katanya dengan nada datar.
Sementara itu, permukaan Sungai Citarum di lokasi muara Sungai Cikapundung sudah meluber hingga bantaran sungai yang terbuat dari tembok yang dibangun sekitar lima tahun lalu itu. "Ya sudah meluber di beberapa tempat, evakuasi kembali dilakukan ke pengungsian," katanya.
Beberapa ruas jalan seperti Jalan Rancamanyar, Jalan Dayeuhkolot, dan sejumlah ruas jalan desa lainnya seperti di Cieunteung sudah kembali terputus akibat genangan banjir. Banjir juga kembali meninggi di Majalaya Kabupaten Bandung, khususnya di kawasan Rancabali dan di kawasan Jalan Laswi.
"Banjir sempat surut pada Selasa pagi hingga siang, tetapi sore hari kembali naik karena hujan deras di hulu Citarum dan di sekitar Majalaya," kata Imas, warga Rancabali.
Akibatnya, warga yang siang hari sempat bersih-bersih rumah dan gang yang terkena genangan yang meninggalkan lumpur, pada Selasa malam mereka kembali pasrah rumah mereka tergenang air setinggi 75 centimeter. "Lumpurnya luar biasa, tebal sekali," katanya.
Sejumlah ruas jalan juga tergenang banjir sehingga tidak bisa dilintasi seperti di Jalan Laswi depan Bank BNI dengan ketinggian hingga 1 meter, kemudian di Jalan Raya Majalaya-Ciparay, tepatnya di kawasan Desa Biru, juga tergenang sepanjang 500 meter dengan ketinggian air hingga 75 centimeter.
Akibatnya, jalur itu tidak bisa dilintasi oleh kendaraan ukuran kecil maupun sepeda motor. Akibatnya sejumlah kendaraan mogok di pinggir jalan itu. "Hujan turun deras sekali pada Selasa petang, bahkan disertai angin puting beliung. Hingga malam ini masih hujan," kata Susantika, warga Ciparay Kabupaten Bandung.
Sejumlah anak sungai Citarum seperti Cirasea, Citarik, Cinambo, dan Cikapundung meluap sejak Selasa sore. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved