Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SURATMI, isteri terduga teroris Siyono merasa janggal dengan kematian suaminya. Suratmi juga menyatakan heran dengan adanya uang kerohiman yang diterimanya.
Selasa (29/3), Suratmi menyerahkan uang kerohiman yang diterimanya kepada PP Muhammadiyah Yogyakarta. Uang tersebut diserahkan Surahmi kepada PP Muhammadityah Yogyakarta karena dirinya tidak tahu harus kemana uang itu dikembalikan. Uang itu diterima salah satu Ketua PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas.
Suratmi mendatangi Kantor PP Muhammadiyah didampingi Komisi Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan puluhan laskar Islam dari Solo. "Ibu Suratmi merasa terganggu dengan uang ini. Uang ini akan kami simpan sebagai barang bukti bagi kami untuk melakukan proses hukum,” kata Busyro.
Siyono ditangkap tim Densus 88, Selasa (8/3) lalu seusai salat magrib di masjid yang tak jauh dari rumahnya di Dukuh Brengkungan, Desa Pogung, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Beberapa hari kemudian, Siyono dinyatakan tewas. Densus 88 beralasan, Siyono melakukan perlawanan kepada petugas saat akan dibawa untuk melakukan olah TKP.
Setelah mendapat berita kematian suaminya, Siyono, Suratmi dipanggil ke Jakarta. Perempuan bercadar ini kemudian diberikan uang untuk biaya pemakaman suaminya oleh seorang perempuan bernama Ayu. Suratmi tidak tahu dari siapa uang tersebut karena Ayu saat itu jug tidak mengenakan seragam "Katanya terima saja uang ini sebagai bentuk solidaritas dari kami," ucap Suratmi menirukan kata-kat Ayu.
Setelah menerima uang, ada seseorang yang kemudian menyodorkan surat pernyataan untuk ditandatangani. Surat pernyataan itu berisi lima poin. Namun Suratmi mengaku tidak ingat dengan isi pernyataan itu walau akhirnya menandatangani surat tersebut.
"Seingat saya dalam surat pernyataan intinya keluarga ikhlas menerima sebagai musibah. Dan keluarga tidak akan menuntut ke proses hukum," ujar Suratmi.
Namun uang yang dibungkus koran itu tidak pernah dibuka. Suratmi juga tidak tahu berapa nominal uang tersebut. Ia merasa tidak tenang menyimpan uang tersebut. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved