Jelang Tahun Ajaran Baru Sekolah, Remitansi TKI Diprediksi Melonjak

Benny Bastiandy
28/3/2016 23:05
Jelang Tahun Ajaran Baru Sekolah, Remitansi TKI Diprediksi Melonjak
(ANTARA/AUDY ALWI)

TINGKAT pengiriman uang (remitansi) dari buruh migran Indonesia asal Kota dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tahun ini diprediksi melonjak hingga 20% menjelang tahun ajaran baru sekolah. Pada Juli 2015 lalu, remitansi menjelang tahun ajaran baru mencapai nilai Rp155 miliar atau sebanyak 13.225 transaksi.

"Berdasarkan database yang kami miliki, pada 2015, menjelang ajaran baru yang hampir bersamaan dengan Idul Fitri nilai kiriman uang TKI asal Kota dan Kabupaten Sukabumi mencapai Rp155 miliar," terang Manajer Pelayanan Kantor Pos Sukabumi, Sudirman, Senin (28/3).

Peningkatan jumlah kiriman uang dan tingkat transaksi itu, kata Sudirman, tak terlepas banyaknya kebutuhan anak para TKI menjelang tahun ajaran baru sekolah. Belum lagi ditambah dengan kebutuhan lainnya.

"Memang, menjelang tahun ajaran baru sekolah dan Idul Fitri merupakan peak season pengiriman uang dari TKI kepada keluarganya. Tahun ini kami prediksikan menjelang ajaran baru sekolah akan ada peningkatan sekitar 20% dari bulan-bulan biasanya," bebernya.

Remitansi TKI asal Kota dan Kabupaten Sukabumi, lanjut Sudirman, relatif sangat tinggi. Pada 2015 tingkat pengiriman uang TKI ditotalkan mencapai Rp700 miliar.

"Jika dirata-ratakan, setiap bulan pengiriman uang TKI kepada keluarganya di Sukabumi sebesar Rp43 miliar dengan jumlah transaksi rata-rata sebanyak 10.800 atau kalau dihitung dalam satu hari sebesar Rp2 miliar," terang Sudirman.

Pengiriman uang melalui jasa di Kantor Pos Sukabumi kebanyakan berasal dari TKI yang bekerja di Arab Saudi. Selebihnya TKI yang bekerja di berbagai negara di Timur Tengah dan negara lainnya. "Hampir sebagian besar TKI asal Sukabumi bekerja di Arab Saudi," ucapnya.

Jasa pelayanan pengiriman uang TKI tak hanya disediakan Kantor Pos saja. Menurut Sudirman, masih banyak bidang usaha lain yang juga membuka pelayanan jasa pengiriman uang TKI.

"Ada perbankan, pegadaian, dan lainnya. Sekarang memang sudah banyak yang membuka jasa pengiriman uang TKI," terangnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya