BPBD Kota Sukabumi Antisipasi Serbuan Banjir

Benny Bastiandy
27/3/2016 20:47
BPBD Kota Sukabumi Antisipasi Serbuan Banjir
(ANTARA/Budiyanto)

PULUHAN rumah di sejumlah titik di Kota Sukabumi, Jawa Barat, terendam banjir saat hujan deras, Sabtu (26/3) petang hingga malam. Penyebabnya, debit air sangat tinggi sehingga saluran air tak mampu menampung.

Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, rumah yang sempat terendam banjir di antaranya berada di tiga rukun warga di kompleks perumahan Perum Baros dan di Kampung Santa RT 01/05 Kelurahan Gedong Panjang Kecamatan Citamiang. Tingginya curah hujan mengakibatkan saluran air meluap dan masuk ke rumah warga. Berdasarkan pendataan pihak kelurahan dan BPBD, setidaknya rumah yang terendam banjir mencapai puluhan.

"Di Perum Baros rumah yang terendam banjir sekitar 50 unit berada di RW 13, 14, dan 15. Lokasinya berada di belakang dan berdekatan dengan saluran air yang jebol akibat tingginya debit air hujan. Di Santa pun sama, akibat saluran air meluap. Di Santa lebih kurang terdapat 15 rumah yang terendam," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Sukabumi Asep Suhendrawan, Mnggu (27/3).

Banjir memang tak berlangsung lama. Hanya dalam waktu beberapa jam air sudah kembali surut bersamaan meredanya hujan. "Untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan, kami sudah memperbaiki tanggul di Perum Baros dan memasang karung berisi pasir yang ditumpuk untuk menangkal agar air tak masuk ke permukiman warga saat hujan deras," sebutnya.

BPBD sudah menyiagakan personelnya menghadapi puncak musim hujan yang diperkirakan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika berlangsung akhir Maret.

Aparatur di setiap kelurahan dan kecamatan pun sudah diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap tingginya potensi bencana saat musim hujan. "Kami terus standby selama 24 jam untuk menindaklanjuti semua laporan jika terjadi bencana," tandasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya