Pembakaran Rutan Bentuk Perlawanan Napi Narkoba

Budi Ernanto
26/3/2016 19:25
Pembakaran Rutan Bentuk Perlawanan Napi Narkoba
(ANTARA FOTO/David Muharmansyah)

KEPALA Bagian Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Slamet Pribadi mengatakan, pembakaran Rumah Tahanan (Rutan) Malabero, Bengkulu, pada Jumat (25/3) malam, merupakan bentuk perlawanan terhadap pemberantasan narkoba.

Slamet mengatakan ada yang merasa bisnisnya terganggu sehingga secara otomatis melakukan perlawanan. "Apalagi, aparat sekarang makin masif setelah mendapat instruksi dari Presiden," kata Slamet kepada Media Indonesia, Sabtu (26/3).

Kebakaran di Rutan Malabero diawali oleh kericuhan yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB setelah tertangkapnya seorang tahanan berinisial MH yang diduga berjualan alias menjadi bandar narkoba di dalam Rutan.

Rekan-rekan MH mencoba melawan petugas BNN Provinsi Bengkulu untuk menggagalkan penangkapan itu. Mereka melakukan aksi pembakaran yang menyebabkan kebakaran hebat di sejumlah ruangan.

Menurut sumber Media Indonesia di BNN, sebelum penangkapan sebenarnya sudah ada konsolidasi yang dilakukan di rumah Kepala Rutan Malabero. "Tapi, ada oknum yang membocorkan," kata sumber tersebut.

Dikatakan, para tahanan narkoba di mana pun masih bermain di dalam Rutan demi biaya hidup dan upaya hukum. Sehingga tidak mengherankan jika penangkapan yang dilakukan petugas selalu berujung di dalam tahanan. (Beo/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya