Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH diguyur hujan deras serta luapan sungai, tiga kabupaten di kawasan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam terendam banjir, Selasa (22/3). Akibatnya, aktivitas warga dan proses belajar di lokasi itu pun terganggu.
Berdasarkan pantauan Media Indonesia, Selasa (22/3), tiga kawasan yang terendam banjir itu meliputi Kabupaten Pidie, Bireuen, dan Aceh Barat. Di Kabupaten Pidie misalnya, banjir melanda Kecamatan Tangse dan Kembang Tanjoung. Tangse merupakan kawasan pedalaman di hulu sungai yang dikelilingi hutan pengunungan.
Hujan deras sejak Senin (21/3) petang hingga Selasa dini hari telah merusak sebuah bendungan irigasi pengairan di kawasan Desa Blang Bungong, Tangse. Padahal, itu merupakan satu-satunya bendungan yang mengairi sekitar 4 hektare lahan sawah warga yang kini sedang disemai benih padi.
"Karena bendungan rusak disapu arus banjir, kami khawatir akan terjadi kekeringan lahan sawah. Apalagi, kalau disambut musim kemarau nanti" kata Zainuddin, Kepala Mukim Layan, Tangse.
Masih di Kabupaten Pidie, banjir juga meredam Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) dan Pusat Pasar Kecamatan Kembang Tanjung. Proses belajar mengajar di sekolah tersebut harus dihentikan pada hari ini. Sedimen lumpur banjir juga memasuki toko dan kedai di pusat perbelanjaan Kembang Tanjung.
Adapun di Kabupaten Aceh Barat, banjir luapan Sungai Krueng Bheue merendam 9 desa di Kecamatan Woyla Timur. Itu mengakibatkan SD Negeri Blang Luah, SD Alue Meuganda, dan SMP 3 Woyla terpaksa diliburkan. Kemudian tiga Puskesmas Pembantu di Woyla juga tidak bisa melayani pasien. Ketinggian air berkisar 50 cm hingga 1 meter.
Banjir juga merendam tiga desa di Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, yakni Desa Tanjongan, Ulee U, dan Matang Tengoh.
"Banjir mulai naik sekitar pukul 4.00 Selasa dini hari. Karena debit air Sungai Krueng yang tinggi, air akhirnya meluap ke permukiman warga," ujar Adli, warga Kecamatan Samalanga. (MR/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved