Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
BEROPERASINYA Waduk Nipah di Sampang, Jawa Timur, yang diresmikan Presiden Joko Widodo, Sabtu (19/3) lalu, diharapkan bisa menambah kapasitas produksi padi di provinsi itu.
"Setidaknya ada 1.150 hektare lahan akan ditingkatkan statusnya menjadi sawah teknis," kata Kepala Dinas Pertanian Jatim Wibowo Eko Putro di Surabaya, Senin (21/3).
Jumlah itu, menurut Eko, bisa bertambah bila indeks pertanamannya bertambah dua kali, yakni bisa 2.300 hektare, belum termasuk tanaman lainnya.
Jumlah itu bila dirinci, 925 hektare merupakan sawah baru sebagai pengembangan sawah tadah hujan, adapun sisanya merupakan daerah irigasi (DI). "Jadi, bila pemerintah pusat menambah target produksi padi, maka Waduk Nipah memiliki peranan sangat penting," katanya.
Namun demikian, lanjutnya, itu bisa dirasakan pada tahun mendatang sebab proses irigasi dari Waduk tersebut juga memerlukan waktu.
Sesuai data resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Bina Marga, serta Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWSB) Surabaya, di Desa Montor luas lahan mencapai 225 hektare dan merupakan sawah existing yang akan mampu meningkatkan hasil produksi padi hingga 7 ton per hektare.
Secara administrasi, jaringan irigasi Nipah berada di delapan desa, yakni tujuh desa di Kecamatan Banyuates dan satu desa di Kecamatan Ketapang. Juga meliputi jaringan Nipah kiri sebanyak empat desa yakni Desa Tebanah, Montor, Batioh, dan Masaran Kecamatan Banyuates.
Jaringan Nipah kanan sebanyak empat desa yakni Desa Tebanah, Glagah, dan Nepah Kecamatan Banyuates, serta Desa Banyusokah Kecamatan Ketapang. Adapun untuk bangunan utama waduk berada di Desa Montor.
"Inilah potensi yang luar biasa di Sampang dalam produksi padi nanti, jika irigasi sudah bisa maksimal," tegasnya.
Seperti diketahui, waduk ini sudah melalui uji studi sejak 1973, kemudian mulai pembebasan lahan pada 1982. Namun, pada 1993 masyarakat tidak berkenan, sehingga pengerjaannya sempat berhenti. Waduk itu akhirnya dibangun pada 2004 dan selesai pada 2008.
Namun karena terkendala pembebasan lahan, proses pengisian baru dimulai pada 10 Oktober 2015. Bendungan Nipah ini dibangun untuk dapat berfungsi dalam umur layanan 50 tahun. (FL/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved