90 Persen Lapas Terindikasi Peredaran Narkoba

Yose Hendra
21/3/2016 18:50
90 Persen Lapas Terindikasi Peredaran Narkoba
(ANTARA/Iggoy el Fitra)

90 Persen Lapas Terindikasi Peredaran Narkoba

SEKITAR 90% Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Indonesia terindikasi menjadi tempat peredaran narkotika dan obat-obat berbahaya (narkoba). Hal ini dilontarkan anggota Komisi III DPR RI Ruhut Sitompul saat berkunjung ke Lapas Kelas IIA Muaro Padang, Sumatra Barat, Senin (21/3).

"50-90% Lapas berisi narkoba. Saya bisa merasakan godaan besar itu, apalagi berhubungan dengan narkoba, sehingga petugas Lapasharus memiliki iman yang kuat," ujar Ruhut.

Ia berkisah, saat menjadi pengacara dulu, dia pernah diberikan cek kosong oleh bandar narkoba yang tengah berada di Lapas. "Saya bebas mengisi berapa besarannya di cek tersebut, begitu besar godaannya. Apalagi (sipir) yang bekerja di sini," sebutnya.

Sebab itu, Ruhut minta sterilisasi narkoba di Lapas dimulai dengan serius oleh pihak Lapas. Kemudian diikuti dengan penegakan aturan. Menurut dia, semua sistem di Kementerian Hukum dan HAM sejauh ini sudah bagus. "Tinggal kita tegakkan saja," ujar politikus Partai Demokrat itu.

Sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) menemukan satu paket kecil narkoba dan 30 naripidana positif menggunakan narkoba pada razia narkotika di Lapas Kelas IIA Padang, Rabu (16/3) lalu.

Selain itu, BNN juga berhasil menemukan barang bukti satu paket kecil sabu, alat timbangan digital, alat isap sabu, uang tunai Rp664 ribu, puluhan telepon genggam, dan senjata tajam.

Setelah kasus itu, sejumlah anggota Komisi III DPR pun melakukan kunjungan kerja ke Lapas tersebut, Senin. Kunjungan itu dipimpin oleh politikus Partai Amanat Nasional Mulfahri Harahap.

Dalam kunjungan yang didampingi Kantor Wilayah Kemenkum dan HAM Sumbar itu membahas persoalan kelebihan kapasitas di Lapas, pembangunan Lapas, serta peredaran narkoba yang sering terjadi di Lapas.

"Ada tiga daerah yang masuk daftar kunjungan kerja Komisi III pada masa reses sidang III periode sidang 2015-2016, satu di antaranya adalah Padang," jelas Mulfahri. (YH/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya