Jalan Penghubung Ciamis Menuju Banjar Amblas

Kristiadi
18/3/2016 18:07
Jalan Penghubung Ciamis Menuju Banjar Amblas
(ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

RUAS jalan alternatif di Kedusunan Cikupa, RT 19 RW 05, Desa Raksabaya, Kecamatan Cimaragas, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, amblas sepanjang 2 meter. Peristiwa itu terjadi, Jumat (18/3), sekitar pukul 4.30 WIB.

Kepala Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis Diky Erwin Yuliadi membenarkan adanya jalan penghubung Tasikmalaya, Ciamis, menuju arah Banjar, yang amblas. Namun, beruntung kejadian itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

Kini, menurut dia, masyarakat sekitar telah menimbun jalan yang ambas tersebut dengan pasir seadanya agar lalu lintas bisa kembali berjalan normal.

"Untuk panjangnya mencapai 2 meter dengan kedalaman 50 centimeter. Lokasi tersebut sejak kemarin sudah mengalami keretakan, ditambah guyuran hujan sejak kemarin sore hingga malam dan tadi pagi memang sempat buka tutup di lokasi tersebut," ungkapnya.

Menurut Diky, pada musim penghujan seperti saat ini memang berpotensi menimbulkan bencana seperti banjir, pergeseran tanah, dan juga longsor. Apalagi, tanah longsor juga kerap terjadi di Jalan Ciamis arah Kawali menuju Majalengka ke Cirebon dan Jalan Cimaragas menuju arah Banjar mengingat masih banyak tebing di jalur tersebut.

"Kondisi banyak tebing bisa mengakibatkan banyaknya tanah longsor yang menutup jalan, dan pergerakan tanah pun bisa terjadi seperti halnya pergerakan menimpa 10 rumah di Kecamatan Panumbangan, Ciamis, beberapa waktu lalu dan kini kondisinya juga sangat rawan," katanya.

Diky mengungkapkan, pihaknya akan tetap melakukan koordinasi dengan masyarakat termasuk RT, RW, Kepala Desa, Camat, Koramil, dan Polsek. Diprediksi intensitas hujan pada Maret hingga April masih sangat tinggi.

Pihaknya juga meminta warga tetap waspada jika turun hujan deras secara terus menerus, apalagi bagi penghuni yang berada di atas dan di bawah perbukitan. (AD/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya