Polda Serahkan Jenazah Dodo Kepada Keluarga

Antara
18/3/2016 00:07
Polda Serahkan Jenazah Dodo Kepada Keluarga
(ANTARA/BASRI MARZUKI)

KEPOLISAN Daerah Sulawesi Tengah akhirnya menyerahkan jenazah terduga teroris Dodo alias Fonda Amar Solihin, 22,
kepada pihak keluarga, Kamis (17/3) malam.

Jenazah diberangkatkan melalui Bandara Mutiara SIS Aljufri Palu, Sulteng, menggunakan Rajawali Cargo via pesawat Lion Air JT 821 tujuan Surabaya, Jawa Timur, bersama keluarga korban.

Dodo tewas pada kontak senjata di pegunungan Parabu, Desa Torire Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso (tepatnya sekitar 3 kilometer dari Dusun Trans Beau, Desa Watutau), pada 28 Februari lalu. Sebelumnya, jenazahnya sempat tertahan di RS Bhayangkara sekitar dua pekan, lalu dipindah ke RS Undata.

Kapolda Sulteng Brigjen Pol Rudy Sufahriadi di Palu, Selasa (15/3), mengatakan bahwa jenazah terduga teroris Dodo alias Fonda Akbar Solikhin belum diserahkan kepada pihak keluarga, karena masih menunggu hasil tes DNA dari Jakarta.

Kata dia, jika hasil tes sudah didapat dan telah pasti, pihaknya akan memproses dan menyerahkan kepada keluarga. Pasalnya, ada tahapan yang memang mesti dilakukan.

Sebelumnya, pihak keluarga terus mendesak Polda Sulteng untuk menyerahkan jenazah anak mereka. Hal itu disampaikan dua ibu almarhum Umi Widayati, 44, dan Musaibah, 37, yang didampingi kuasa hukum keluarga dari Tim Pengacara Muslim (TMP) dalam konferensi persnya di Palu.

Kata dia, pihak keluarga berharap hal itu akan cepat terlaksana, berhubung keinginan keluarga untuk memakamkan jenazah di daerah kelahirannya di Solo. (Ant/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya