Perahu Tenggelam di Alor, Satu Orang Tewas

Palce Amalo
16/3/2016 20:26
Perahu Tenggelam di Alor, Satu Orang Tewas
(Ilustrasi)

PERAHU Motor Sambala yang mengangkut 40 penumpang peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dilaporkan tenggelam sekitar satu kilometer dari Pulau Buaya, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam musibah itu, satu penumpang tewas bernama Magdalena Yelan, dan satu penumpang lagi bernama Hatib Baosampai hingga Rabu (16/3) malam belum ditemukan.

Tim SAR dari Kupang sudah tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. Namun, hasilya masih nihil. Musibah terjadi akibat perahu diterjang gelombang tinggi dan arus deras. Selain itu, kapal diduga kelebihan muatan.

"Perahu dihantam gelombang hingga miring 90 derajat sehingga penumpang jatuh ke laut," kata Kabid Humas Polda NTT Ajun Komisaris Besar (AKB) Jules Abast.

Ia mengatakan, perahu nahas itu ditolong nelayan yang berlayar tidak jauh dari lokasi kejadian. Sebanyak 14 penumpang di antaranya Magdalena sempat dirawat di puskesmas Pulau Buaya.

Enam orang dinyatakan dalam kondisi kritis, termasuk Magdalena, dirujuk ke RSU Kelabahi, Ibu Kota Alor. Namun, Magdalena meninggal sebelum tiba di rumah sakit.

Jules menambahkan, kapal itu juga mengangkut dua anggota polisi dan anggota TNI, namun selamat dalam musibah tersebut.

Kepala Kantor SAR Kupang Gede Ardana mengatakan pihaknya mengerahkan satu kapal SAR canggih Antareja 233 untuk melakukan pencarian korban hilang, namun hingga kini belum ditemukan. (PO/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya