Polda Bali Bongkar Sindikat Narkoba Internasional

Akmal Fauzi
16/3/2016 15:31
Polda Bali Bongkar Sindikat Narkoba Internasional
(ANTARA/Nyoman Budhiana)

SINDIKAT pemasok narkoba di tempat hiburan malam di Bali ditangkap Direktorat Narkoba Polda Bali. Tim yang dibantu Narcotics Investigation Center (NIC), Dittipid Narkoba Bareskrim Polri, pimpinna AKB Donny Setiawan menangkap tiga pelaku yang merupakan jaringan internasional.

Ketiga orang tersebut yakni, I Made Putu alias Leon, 44, I Gede Putu alias Krecek, 39, dan Cahyadi alias Bocah, 38. Ketiga memasok narkoba jenis sabu dan ekstasi ke tempat hiburan malam yang dikendalikan di dalam lembaga pemasyatakatan (LP) Kerobokan.

Direktur Narkoba Reserse Polda Bali Kombes Raden Purwadi mengatakan jaringan itu memasok sabu dan ekstasi di tempat hiburan malam di kawasan Kuta Bali. Ketiga tersangka itu dikendalikan langsung oleh seorang warga binaan di LP Kerobokan.

"Barang (narkoba) itu ada di luar (LP), titik pengambilannya yang tahu itu warga binaan di LP, dia perintahkan jaringan Leon ini untuk ambil barang itu ke tempat yang sudah ditentukan dan diedarkan ke tempat hiburan," kata Purwadi, Rabu (16/3).

Purwadi menambahkan, sabu dan ekstasi tersebut di datangkan dari Tiongkok dan Malaysia yang diselundupkan melalui Bandara Ngurah Rai dengan modus body wrapping.

"Sabu itu dari Tiongkok dan ekstasi dari Malaysia. Mereka ini jaringan besar di Bali khususnya tempat hiburan malam. Dan kami juga masih kami kembangkan jaringan yang ada di LP Kerobokan ini," jelasnya

Purwadi menambahkan, tersangka Leon ini sebelumnya juga mempunyai tempat hiburan di Kuta. Nantinya, kata Purwadi, Leon dan dua rekannya akan dijerat Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Sementara itu, Wakil Direktur Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Nugroho Aji, mengatakan, jaringan ini sudah beroperasi selama satu tahun. "Jaringan Leon ini sudah lama kami intai, dan cukup licin," ujarnya

Adapun barang bukti yang disita petugas yakni 154 paket sabu siap edae, 63 butir ekstasi uang tunai Rp823 juta dan 950 Dolar Australia, 1 buah samurai dan 1 unit senapan angin. Tak hanya itu, petugas juga menyita 5 lembat uang palsu pecahan Rp100 ribu.

"Ini yang kami dalami, selain sabu, inu ada uang palsu juga. Nantinya apakah mereka punya jaringan (uang palsu) atau seperti apa kami dalami," ujar Nugroho. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya