Paras Banjir di Kawasan Baleendah Bandung Kembali Naik

Antara
15/3/2016 23:59
Paras Banjir di Kawasan Baleendah Bandung Kembali Naik
(ANTARA)

PARAS banjir di Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/3) malam, kembali naik akibat hujan deras di daerah hulu Sungai Citarum.

"Banjir kembali naik sejak pukul 17.00 WIB akibat hujan deras di wilayah Bandung dan hulu Citarum, jalur Baleendah-Dayeuhkolot dekat jembatan itu juga sudah terendam lagi," kata Soni, salah seorang warga di Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.

Hujan yang turun di Kota Bandung sejak pukul 16.00 WIB serta di sejumlah daerah lainya di Kabupaten Bandung bagian selatan dan timur mengakibatkan Sungai Citarum beserta anak sungainya meluap.

Akibatnya, kawasan muara Sungai Citarum dengan Sungai Cikapundung dan Sungai Cisangkuy itu kembali terendam. Padahal, pada Selasa pagi genangan air di kawasan itu sudah surut dan warga sudah kembali ke rumah masing-masing.

Sementara itu, para pengungsi masih tetap tinggal di lokasi pengungsian, bahkan beberapa warga yang sempat pulang ke rumah mereka kembali ke tempat pengungsian karena air kembali menggenang rumah."Kemungkinan jelang tengah malam ini air semakin tinggi," kata Soni.

Berdasarkan pantauan, di Baleendah dan Dayeuhkolot hujan cukup deras hingga malam hari. Bahkan listrik padam di sejumlah lokasi, khususnya di kawasan genangan banjir.
Sementara genangan banjir juga terjadi di ruas jalan Ciparay-Majalaya, tepatnya di kawasan Magung sepanjang satu kilometer. Akibatnya, arus lalu lintas tersendat, terutama kendaraan kecil dan sepeda motor harus menggunakan jalur alternatif.

Genangan air juga terjadi di ruas jalan di Jelekong dan Ciheulang, selain air cukup deras juga membawa lumpur sehingga jalan menjadi licin. Banjir juga terjadi di kawasan Jalan Raya Rancaekek-Nagreg, tepatnya di depan pabrik tekstil PT Kahatek akibat luapan air sungai di kawasan itu. Akibatnya, terjadi antrean kendaraan di jalur keluar masuk Kota Bandung itu.

Kepala BPBD Kabupaten Bandung Tata Irawan menyatakan pihaknya tetap siaga mengantisipasi kenaikan permukaan banjir menyusul curah hujan di kawasan DAS Citarum masih tinggi. (Ant/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya