Aher Minta Segera Dibuat Situ Cieunteung

Arief Pratama
15/3/2016 21:27
Aher Minta Segera Dibuat Situ Cieunteung
(MI/M.Irfan)

GUBERNUR Jawa Barat Ahmad Heryawan optimistis dan yakin banjir di kawasan Cieunteung bisa diatasi dengan pembuatan kolam retensi.

Seusai mendampingi Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, ia mengatakan bahwa hal itu merupakan upaya mengatasi yang sangat realistis jika segera dibangun.

"Tentu ke depan kita akan wujudkan infrastruktur di Cieunteung. Kita akan berkoordinasi dengan Dirjen Sumber Daya Air (Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), untuk mewujudkan kolam retensi atau Situ Retensi Cieunteung, mungkin lebih dari 5 hektare," kata Aher--sapaan karib Gubernur Jabar--kepada wartawan, Senin (14/3) kemarin.

Menurut dia, penetapan lokasi untuk rencana pembangunan Situ Retensi Cieunteung tersebut sudah ditandatanganinya, namun untuk pelaksanaan pembebasan dilakukan oleh Kementerian PU dan Pera melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum.

Ia menuturkan, penanganan mitigasi bencana banjir di Kabupaten Bandung terus dilakukan oleh pemerintah daerah hingga pemerintah pusat.

"Tim SAR hadir, Basarnas hadir, BPBD provinsi dan kabupaten juga hadir, dinsos, dinas kesehatan, semua dinas terkait terlibat," kata dia.

Pemprov Jawa Barat juga terus mengupayakan Program Citarum Bestari dalam menjaga kelestarian alam di sekitar daerah aliran Sungai Citarum dan sebagai upaya antisipasi banjir di Kabupaten Bandung.

"Pemerintah provinsi Jabar dengan Program Citarum Bestari ini dalam arti hutannya dengan mendorong masyarakat untuk menghijaukan kembali, memperdayakan masyarakat lewat pembangunan biogas, dan septic tank komunal, dan pengawasan yang lebih baik lagi," paparnya.

Dari segi wilayah terdampak, banjir di Kabupaten Bandung yang terjadi tahun ini, kata Aher, jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan tahun lalu.

"Tahun lalu itu ada sembilan kecamatan terdampak, tahun ini lima kecamatan, tapi dampaknya jauh lebih dalam makanya perlu dilihat penyebabnya," pungkas Aher. (AM/SB/EM/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya